INILAHKORAN, Pamijahan-Walaupun sudah di lockdown atau tutup sementara atas arahan Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak), hampir 300 ekor sapi perah daeri 2.000 ekor sapi perah di Kawasan usaha peternakan (Kunak) Pamijahan, Kabupaten Bogor terpapar wabah penyakit mulut dan kaki (PMK).
Jumlah sapi atau hewan ternak yang terpapar wabah PMK tersebut itu jauh meningkat tajam, karena sebelumnya pada Rabu, (25/05) lalu, 14 ekor sapi di Pasar Hewan Jonggol juga terpapar wabah PMK.
"Yang terbaru, hampir 300 ekor sapi perah di Kunak, Pamijahan terpapar wabah PMK. Padahal, sebelumnya. Untuk mengantisipasi atau mencegah sapi-sapi perah tersebut terpapar wabah PMK, pengelola atas saran kami sudah melakukan lock down," kata Kabid Kesmavet Diskanak Kabupaten Bogor Prihartini kepada wartawan, Senin, (13/06/2022).
Dokter hewan alumni IPB University tersebut menduga ratusan ekor sapi perah di Kunak yang terpapar wabah PMK tertular dari wabah atau virus yang dibawa oleh manusia.
"Bisa saja ratusan ekor sapi perah terpapar dari warga sekitar, walau manusia tidak bisa terpapar, tetapi mereka bisa membawa wabah atau virus PMK tersebut kepada hewan ternak yang ada di Kunak," sambungnya.
Untuk mencegah perluasan penyebaran wabah PMK, pengelola Kunak pun langsung mengisolasi atau memisahkan kandang antara sapi perah yang sehat dengan sapi perah yang terpapar wabah PMK.
"Tak hanya mengisolasi sapi perah yang terpapar wabah PMK dan mengobatinya, pengelola juga menerapkan protokol kesehatan (Prokes) yang ketat serta mengkhususkan atau memisahkan petugas yang mengurus sapi sehat denagn petuhas yang mengurus sapi yang terpapar wabah PMK," tutur Prihartini
Ia menjelaskan, selain dokter hewan yang ada di Kunak, jajarannya juga menugaskan beberapa dokter hewan untuk memonitor penyebaran wabah PMK di lokasi.
"Akibat penyebaran wabah PMK di Kunak, produksi susu sapi pun mengalami penurunan volume. Selain karena sapi yang selera makannya kurang, ada beberapa ekor sapi perah yang harus dipotong," jelasnya.
Kabid Peternakan Diskanak Kabupaten Bogor Romilah Nasution menambahkan akibat penurunan produksi susu sapi, pasokan susu sapi ke industri pengolahan susu (IPS) juga ikut berkurang.
"Kalau untuk kebutuhan masyarakat akan susu sapi masih aman, yang berkurang itu pasokan susu sapi ke IPS," tambah Romilah Nasution. (Reza Zurifwan)***