Ini Pesan Paman Almarhum Sofiana Yusuf, Bobotoh Persib Bandung asal Bogor yang Meninggal Dunia di Stadion GBLA

Usai disholatkan di Masjid Jami Al-Muttaqin di Kampung Mandala RT 02 RW 09 oleh pihak keluarga, masyarakat dan kerabatnya

Ini Pesan Paman Almarhum Sofiana Yusuf, Bobotoh Persib Bandung asal Bogor yang Meninggal Dunia di Stadion GBLA
Paman almarhum Sofiana Yusuf bernama Cece Rohmana mengaku terpukul atas meninggalnya sang keponakan
 
 
INILAHKORAN, Bogor-Usai disholatkan di Masjid Jami Al-Muttaqin di Kampung Mandala RT 02 RW 09 oleh pihak keluarga, masyarakat dan kerabatnya, jasad almarhum  Sofiana Yusuf  dimakamkan di TPU Mandala, Kelurahan Ciparigi, Bogor Utara Kota Bogor.
 
Sofiana Yusuf, merupakan bobotoh Persib Bandung yang meninggal dunia karena kekisruhan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), saat pertandingan Piala Presiden 2022 yang mempertemukan  tim ruan rumah melawan Persebaya.
 
Paman almarhum Sofiana Yusuf bernama Cece Rohmana mengaku terpukul atas meninggalnya sang keponakan, ia berharap ada perbaikan baik dari panitia pelaksana (Panpel) pertandingan maupun sikap bobotoh itu sendiri.
 
 
"Setelah keponakan saya meninggal dunia (karena membludaknya penonton hingga melebih kapasitas stadion), lalu bagaimana sikap Panpel dan bobotoh kedepan. Saya ingin kedepan, pertandingan berjalan lebih baik lagi hingga tidak ada korban yang meninggal dunia seperti saat ini," ucap Cece Rohmana, Sabtu, (18/06/2022).
 
Pria asli Kota Bandung itu memastikan , bahwa Sofiana Yusif adalah penonton yang memiliki tiket resmi pertandingan Persib Bandung melawan Persebaya.
 
"Dengan ijin orang tua, Sofiana Yusuf  sudah jauh hari merencanakan menonton pertandingan Persib Bandung melawan Persebaya bersama teman-temannya Viking Korwil Bogor Utara, ia juga sengaja berlibur di Kota Bandung yang merupakan kota kelahirannya. Namun  di luar dugaan, ia kena musibah di kota asal usul leluhurnya," sambungnya.
 
 
Cece Rohmana menjelaskan bahwa almarhum Sofiana Yusuf sosok yang pintar, rajin, supel, kokoh dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugasnya.
 
"Almarhum keponakan saya itu baik, ga lama setelah lulus sekolah di SMK Mahardika, ia langsung bekerja di salah satu waralaba  mini market," jelas Cece Rohmana. (Reza Zurifwan)***
 


Editor : inilahkoran