Hadiri Tabligh Akbar, UAS Dihadiahi Iket Sunda dari Tokoh Jonggol Bogor Mulyadi

UAS menghadiri acara tabligh akbar di Bogor. Tokoh Jonggol Bogor Mulyadi berkesempatan memasangkan penutup kepala iket sunda.

Hadiri Tabligh Akbar, UAS Dihadiahi Iket Sunda dari Tokoh Jonggol Bogor Mulyadi
Tokoh Jonggol Bogor Mulyadi memasangkan penutup kepala berupa iket sunda kepada UAS saat menjadi penceramah tabligh akbar.

INILAHKORAN, Jonggol - Anggota Komisi V DPR Mulyadi menyematkan iket sunda ke UAS saat tabligh akbar di Masjid Cikal Harapan, Perumahan Citra Indah, Jonggol Bogor.

Mulyadi yang merupakan tokoh Jonggol Bogor itu mengaku bangga dengan kedatangan Ustaz Abdul Somad (UAS). Dia mewakili masyarakat Kabupaten Bogor maupun Jawa Barat berkesempatan memasangkan penutup kepala berupa iket sunda kepada UAS, akhir pekan lalu.

"Penutup kepala iket sunda itu simbol bahwa masyarakat Sunda itu memiliki filosofi silih asah, silih asuh, silih asih. Artinya menjalankan ajaran agama dengan tetap saling menyayangi, saling menjaga, saling memberikan pemahaman dan seterusnya. Sebuah iket sunda itu saya sematkan di kepala UAS dengan sangat izin karena beliau ulama profesor doktor ulama besar, beliau bilang 'pasang saja pak Mulyadi'," kata Mulyadi.

Baca Juga: Begini Cara Keren Baekhyun EXO Hadapi Komentar Jahat: Saya Tidak Harus Berusaha Terlihat Baik

Mulyadi menambahkan, hadirnya UAS di tengah masyarakat dan tanah Sunda, menunjukan bahwa simbol Suku Sunda yang selalu menjaga falsafah hidup Sunda.

"Itu spontan saja dari saya sebagai putra Sunda bahwa ini penutup kepala khas Sunda mohon diterima. Dalam konteks khas Sunda itu adalah simbol falsafahnya," tambah Mulyadi.

Kehadiran UAS di Masjid Cikal Indah, Perumaha Citra Indah City, Jonggol buat politisi Partai Gerindra itu sangat membanggakan.

Baca Juga: Genjot Popularitas, Lempar Pisau Didukung KORMI

Ia pun berterimakasih kepada panitia, karena selain sebagai penggemar atas isi tausiah beliau yang sarat ilmu pengetahuan agama, mauoun selalu menyampaikan materi ceramah yang selalu merujuk kepada Alquran dan hadist.

"Sebelum UAS memberikan tausiah kepada umat Islam yang hadir, panitia memberikan kesempatan kepada saya untuk memakaikan Iket kepala khas Sunda sebagai simbol warga Sunda yang mengedepankan filosofi warga Sunda dan menerimanya dengan sangat senang hati," sambungnya.

Mulyadi menuturkan bahwa kehadiran UAS juga membuat ia bernostalgia, dimana pertemuan antara mereka berdua terjadi pada Tahun 2018 lalu di Bandara Soekarno Hatta, Provinsi Banten.

Baca Juga: Hasna Shofiyah Raih Mahasiswi Unpas Predikat 1st Runner Up Puteri Pendidikan Jabar 2022 

"Nostalgia itu terjadi pada Tahun 2018 lalu, saat Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto menugaskan saya untuk menemui UAS untuk diskusi terkait hasil ijtima Ulama yang merekomendasikan UAS saat itu menjadi salah satu kandidat Calon Wakil Presiden, Alhamdulillah beliau mengingat itu, dimana pertemuan itu dilaksanakan di Bandara Soekarno Hatta saat UAS Transit dari Pekanbaru menuju semarang," tutur Mulyadi.

Ia melanjutkan acara tabligh akbar yang berlansung selama 60 menit di Masjid Cikal Harapan, Perumahan Citra Indah, Jonggol jumat malam kemarin berjalan lancar, aman dan kondusif.

Baca Juga: Lomba Memungut Sampah Polresta Cirebon, Diserbu Warga

Acara tersebut dihadiri ribuan umat muslim, baik yang berdomisili dari Kecamatan Jonggol, kecamatan maupun daerah sekitarnya seperti Bekasi. Lokasi Kecamatan Jonggol memang berbatasan langsung dengan Kabupaten maupun Kota Bekasi.

"Alhamdulillah acara berjalan lancar dan di hadiri ribuan jamaah, sekali lagi terimakasih kepada seluruh pihak yang telah ikut mensukseskan penyelenggaraan kegiatan tablig akbar ini," lanjutnya. (Reza Zurifwan)


Editor : inilahkoran