Pemkot Bogor Mencari Punggawa Surken, Ini Syarat dan Tugasnya...

Dicari Punggawa Surken untuk menjaga kebersihan, keamanan dan ketertiban wilayah Jalan Suryakencana, Kecamatan Bogor Tengah.

Pemkot Bogor Mencari Punggawa Surken, Ini Syarat dan Tugasnya...
Pemkot Bogor sedang mencari Punggawa Surken untuk amankan wilayah Suryakencana.

INILAH KORAN, Bogor - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor tengah mencari Punggawa Surken untuk menjaga kebersihan, keamanan dan ketertiban wilayah Jalan Suryakencana, Kecamatan Bogor Tengah.

Kriteria khusus dan utama untuk para Punggawa Surken adalah warga sekitar Suryakencana serta memiliki dedikasi untuk menjaga wilayah.

Sekretaris Kecamatan Bogor Tengah, Dicky Iman Nugraha mengatakan, saat ini ada beberapa yang sudah mau direkrut.

Baca Juga: Instagram Zara Anak Ridwan Kamil Dihack oleh Pria Diduga Asal Turki

Tentunya, kata Dicky Iman Nugraha, peminatnya ini warga sekitar Surken yang mau bergabung. 

"Sejauh ini ditargetkan dimasing-masing kelurahan ada 30 orang yang menjadi punggawa Surken dan nanti di SK kan, nanti mungkin akan melakukan semacam pembinaan dahulu agar mereka mengatahui harus berbuat apa," ungkap Dicky kepada INILAHKORAN, Rabu 22 Juni 2022.

Dicky belum bisa membeberkan secara pasti jumlah pendaftar untuk penggawa Surken itu.

Hanya saja, dia berharap Punggawa Surken benar-benar memilki dedikasi tinggi untuk menjaga wilayah.

Baca Juga: Mengenal Sosok Fabio Vieira, Rekrutan Ketiga Arsenal Musim Ini

"Kriteria khusus tentunya warga sekitar pria atau wanita. Yang penting ada sense of belonging kepada Suryakencana dan prioritas anak muda karena kan mengawal jalan Surken butuh kondisi prima," bebernya.

Dicky menegaskan, untuk calon punggawa Surken prioritas yang muda dan nomor satu keinginan menjaga Surken, itu saja yang penting dan utama.

Mereka sejauh itu sifat sukarela kewajiban ada tiga hal, kebersihan, keamanan dan ketertiban baik dari PKL maupun vandalisme dan lainnya.

Mereka menjaga itu tetapi tidak sendirian, mereka pastinya berkoordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Baca Juga: Beri Kesaksian untuk Iko Uwais, Audy Item Sebut Sang Suami Hanya Lakukan Pembelaan

"Semisal masalah kebersihan, kalau nanti ada hal-hal yang perlu disikapi dan tindaklanjuti. Semisal sampah dengan DLH, kalau memang ada gangguan keamanan berkoordinasi dengan Babinsa dan Babinkamtibmas. Lebih ke monitoring harian, jadi kalau ada permasalahan on time dapatnya tidak sampai sekian hari baru dapat informasi. Bisa deteksi dini permasalahan kemudian bisa diselesaikan hari itu juga," tegasnya.

Dicky memaparkan, untuk personel satpol PP Kota Bogor di Jalan Suryakencana, sebagaimana disampaikan pak Kasatpol PP Agustian Syach ada satu tim yang diterjunkan dengan jumlah 30 orang.

Karena personil Pol PP terbagi disemua titik sehingga tidak sepenuhnya tercover karena itu menjadi hal yang melatarbelakangi dibentuknya punggawa Surken karena keterbatasan personil Satpol PP dan aparatur wilayah.

Baca Juga: Jadwal SIM Keliling Garut Rabu 22 Juni 2022

"Kenapa dari warga? Karena kedepannya diharapkan Pengelolaan mandiri tidak bergantung kepada pemerintah. Saat ini ada kolaborasi berbagai pihak, intervensi pemerintah dominan. Diharapkan lebih dominan warga dengan punggawa Surken nya," pungkasnya.***(Rizki Mauludi)


Editor : inilahkoran