Genjot Angka Vaksinasi Booster, Pemkot Bogor Aktifkan Kembali Tim Vaksinasi Kewilayahan
Untuk mendongkrak angka vaksinasi booster Pemkot Bogor kembali mengaktifkan tim vaksnasi dan gerai vaksinasi di kewilayahan
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor – Pemkot Bogor kembali mengaktifkan tim tim vaksinasi di wilayah agar bisa mendongkrak angka vaksinasi booster.
Selain itu Pemkot Bogor juga tengah menyiapkan vaksinasi booster kedua atau vaksin keempat. Namun semua itu, dibutuhkan juga peran serta ataupun partisipasi masyarakat agar mengajak sesama untuk melakukan vaksinasi booster kesatu dan kedua.
Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim mengatakan, untuk mendongkrak vaksinasi booster, pihaknya mulai bulan Agustus 2022 menggalakan kembali cabang vaksin di wilayah.
Baca Juga: Kasus Covid 19 Sempat Melonjak, Sejumlah Ruang Perawatan Disiapkan di Kota Bogor
"Namun memang kami aga kesulitan kelihatan, karena semangat masyarakat untuk vaksin ketiga ini rendah," ungkap Dedie kepada INILAH pada Senin 8 Agustus 2022.
Dedie melanjutkan, dengan diberlakukannya kembali vaksin keempat pihaknya akan mengkombinasikan, sehingga mereka yang sudah vaksin keempat diharapkan mengajak masyarakat yang belum vaksin ketiga.
"Kami butuh partisipasi masyarakat agar mengajak masyarakat lain. Agar lebih masif mendongkrak angka vaksin ketiga yang masih rendah. Kami akan aktivasi juga tim aparatur wilayah, makanya puskesmas juga aktif mendata," tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, Sri Nowo Retno memaparkan, pihaknya tengah melakukan pendataan terbaru terhadap 12 ribu tenaga kesehatan (nakes) di Kota Bogor dalam pemberian vaksinasi booster kedua.
"Sebagian nakes sudah menerima vaksin booster kedua, untuk pelaksanaannya di fasilitas kesehatan (faskes) para nakes itu bertugas. Vaksinasi booster kedua untuk nakes di Kota Bogor dilaksanakan sesuai Surat Edaran dari Kementerian Kesehatan RI," ungkap Retno.
Retno melanjutkan, Dnkes juga melakukan pendataan ulang untuk melihat jeda waktu vaksinasi.
"Ada jeda waktu penyuntikan dengan interval enam bulan sejak vaksinasi booster pertama," tambah Retno.
Retno menjelaskan, jumlah nakes di Kota Bogor sekitar 12 ribu orang. Nakes bisa mendapatkan vaksinasi booster di tempat tugas. Jadi jika di faskes tersebut tersedia vaksin silakan sambil simultan, karena mereka bisa membagi dan tidak diberikan sekaligus saat itu atau dilakukan secara bertahap.
"Ya, untuk ketersediaan vaksin yang dimiliki Dinkes Kota Bogor masih aman, jenisnya yakni Pfizer, AstraZeneca, dan Moderna. Pihaknya juga terus konsultasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat dan Kemenkes untuk ketersediaan vaksin, saat ini di Kota Bogor masih cukup," jelasnya.
Baca Juga: Jadwal SIM Keliling Bogor Sabtu 6 Agustus 2022
"Untuk ketersediaan dosis vaksin booster kami memiliki 40 ribu yang diperuntukkan kepada masyarakat dan booster kedua nakes. Kami juga bisa sewaktu-waktu ke Provinsi Jawa Barat jika stok vaksin habis. Insyaallah ketersediaan vaksin booster kedua untuk nakes aman," pungkasnya. (Rizki Mauludi)
Editor : inilahkoran

