Brigjen Djuhandhani Rahardjo Turun Langsung Memeriksa Pelaku Penyerangan Mako Brimob Cikeas Udik

Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto menegaskan 13 terduga pelaku lain yang diamankan saat akan menyerang Mako Satlat Brimob Cikeas Udik, Gunung Putri masih dalam tahap penyelidikan.

Brigjen Djuhandhani Rahardjo Turun Langsung Memeriksa Pelaku Penyerangan Mako Brimob Cikeas Udik
"Pemeriksaan kepada 13 terduga pelaku masih terus berlangsung, bahkan sejak Sabtu kemarin hingga Senin pagi, pukul 05.00 WIB dengan dipimpin oleh Dirpidum Mabes Polri," tegas Wikha kepada wartawan, Senin 1 Septembdr 2025. (reza zurifwan)

INILAHKORAN, Bogor - Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto menegaskan 13 terduga pelaku lain yang diamankan saat akan menyerang Mako Satlat Brimob Cikeas Udik, Gunung Putri masih dalam tahap penyelidikan.

Tidak hanya Sat Reskrim Polres Bogor, bahkan Direktorat Pidana Umum Bareskrim Mabes Polri Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro turun langsung ke Mako Polres Bogor untuk memimpin pemeriksaan para terduga pelaku.

"Pemeriksaan kepada 13 terduga pelaku masih terus berlangsung, bahkan sejak Sabtu kemarin hingga Senin pagi, pukul 05.00 WIB dengan dipimpin oleh Dirpidum Mabes Polri," tegas Wikha kepada wartawan, Senin 1 Septembdr 2025.

Sebelumnya, Satlat Brimob Cikeas Udik Gunung Putri mengamankan 17 orang pada Sabtu sore akhir pekan kemarin, dan 4 orang diantaranya, pada Minggu kemarin sudah ditetapkan menjadi tersangka.

Sebanyak 17 orang pelaku penyerangan Mako Satlak Brimob Cikeas Udik, Gunung Putri tersebut diamankan dari beberapa cluster kelompok dan tidak saling mengenal.

"Mereka diamankan, saat personel Satlak Brimob Cikeas Udik, Gunung Putri sedang berpatroli. Setelah 4 orang yang kami jadikan tersangka, 13 orang lainnya saat ini masih berproses penyelidikannya," tutur AKBP Wikha Ardilestanto.

Ia menerangkan, dalam satu grup whatsapp, berisikan ratusan anggota. Dimana, para pelaku berusaha memprovokasi anggota grup whatsapp lainnya.

Jajarannya, pun masih memantau  grup-grup whatsapp tersebut dan mendalami apakah ada  otak intelektual dibalik penyerangan Mako Satlat Brimob Cikeas Udik, Gunung Putri. 


Editor : Doni Ramdhani