Bupati Rudy Susmanto Melaunching Aplikasi Siloka, Japati Administrasi Kependudukan dan GPP Wilayah Bogor Barat
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Dihadiri Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Teguh Setyabudi, Bupati Bogor Rudy Susmanto melaunching aplikasi siloka dan Japati administrasi kependudukan serta Peresmian Gerai Pelayan Publik (GPP) Wilayah Bogor Barat.
Bupati Rudy Susmanto menuturkan dilaunchingnya aplikasi siloka dan Japati administrasi kependudukan serta Peresmian Gerai Pelayan Publik (GPP) Wilayah Bogor Barat ini dilakukan dalam kurun 100 hari kerja pertamanya sejak dilantik pada Bulan Februari lalu.
"administrasi kependudukan adalah layanan hak dasar masyarakat, namun itu menjadi tantangan besar Pemkab Bogor hingga diperlukan terobosan - terobosan seperti hari ini," tutur Rudy Sumanto kepada wartawan, Selasa, 27 Mei 2025.
Ia menerangkan, terobosan - terobosan yang dilakukan salah satunya ialah Susmanto menuturkan dilaunchingnya aplikasi siloka dan Japati administrasi kependudukan serta Peresmian GPP Wilayah Bogor Barat.
"Aplikasi dan GPP harus diluncurkan agar pelayanan administrasi terhadap 5,8 juta jiwa penduduk yang ada di 40 kecamatan, 416 desa dan 19 kelurahan bisa dilaksanakan secara baik," terangnya.
Politisi Partai Gerindra itu mengatakan bahwa dilaunchingnya aplikasi siloka dan Japati administrasi kependudukan serta Peresmian GPP Wilayah Bogor Barat, kebetulan juga bertepatan dalam rangkaian Hari Jadi Bogor (HJB) ke 543 tahun.
"Saya ucapkan terima kasih kepada Disdukcapil dan DPMPTSP, yang hari ini melaunching aplikasi siloka dan Japati administrasi kependudukan serta Peresmian GPP Wilayah Bogor Barat," katanya.
Teguh Setyabudi mengapresiasi atas dilaunchingnya aplikasi siloka dan Japati administrasi kependudukan serta Peresmian GPP Wilayah Bogor Barat yang dilakukan oleh Pemkab Bogor.
Teguh Setyabudi menyebutkan bahwa dengan membenahi permasalahan administrasi kependudukan di Kabupaten Bogor, maka menyelesaikan 2 persen lebih pekerjaan rumah Kemendagri.
"Begitu pula jika Pemprov Jawa Barat membenahi permasalahan data kependudukan di Jawa Barat, berarti menyelesaikan pekerjaan rumah di Kemendagri. Saya sebagai Dirjen Dukcapil dan warga Desa Pasir Angin, Megamendung mendukung langkah Pemkab Bogor pada hari ini yang jumlah penduduknya terbesar di tingkat Kabupaten seIndonesia," sebutnya. (Reza Zurifwan)
Editor : Ahmad Sayuti


