Cegah Kekerasan Terhadap Anak, DPRD Kabupaten Bandung Desak Pendataan Ketat Daycare

DPRD Kabupaten Bandung memninta dinas sosial dan dinas terkait mendata dan mengawasi lembaga pengasuhan anak atau daycare untuk mencegah kekerasan pada anak

Cegah Kekerasan Terhadap Anak, DPRD Kabupaten Bandung Desak Pendataan Ketat Daycare
Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Bandung, Cecep Suhendar, mendesak Dinas Sosial segera bergerak cepat melakukan pendataan, pengawasan, dan pembinaan terhadap seluruh lembaga pengasuhan anak.

INILAHKORAN.ID – Maraknya kasus kekerasan terhadap anak di tempat penitipan atau day care memicu kekhawatiran. Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Bandung, Cecep Suhendar, mendesak Dinas Sosial segera bergerak cepat melakukan pendataan, pengawasan, dan pembinaan terhadap seluruh lembaga pengasuhan anak.

Langkah ini dinilai mendesak, menyusul kasus dugaan kekerasan di daycare Little Alesha, Yogyakarta, yang belakangan viral. Dalam kasus tersebut, sebanyak 13 pengelola dan pengasuh telah ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan penganiayaan terhadap balita.

“Untuk mencegah terjadinya kekerasan terhadap anak-anak di Kabupaten Bandung, Dinas Sosial dan dinas terkait lainnya harus segera melakukan validasi keberadaan tempat-tempat seperti itu, termasuk panti asuhan dan lembaga pendidikan seperti TK dan PAUD,” kata Cecep kepada INILAHKORAN.ID, Selasa (28/4/2026).

Ia menegaskan, pemerintah daerah wajib memastikan seluruh lembaga memiliki legalitas yang jelas. Mulai dari izin tingkat daerah, provinsi hingga pusat harus diverifikasi secara menyeluruh.

“Pemerintah daerah harus melakukan pengecekan perizinannya. Jangan sampai ada yang beroperasi tanpa izin yang jelas,” ujarnya.

Tak hanya soal legalitas, Cecep juga menyoroti pentingnya pengawasan berkelanjutan. Menurutnya, pembinaan intensif harus dilakukan agar standar pengasuhan anak tetap terjaga.

“Dinas Sosial wajib melakukan pengawasan yang ketat dan pembinaan yang intensif. Jangan sampai ada daycare dan lembaga sejenisnya beroperasi tanpa pengawasan. Ini menyangkut keselamatan fisik dan mental anak-anak kita, generasi penerus bangsa,” katanya.


Editor : Ahmad Sayuti