Cegah Stunting Sejak Dini, SMP Darul Falah Cihampelas Berikan Edukasi Stunting kepada 80 Siswinya
SMP Darul Falah Cihampelas, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat (KBB) bekerjasama dengan mahasiswa Universitas Padjadjaran (UNPAD) memberikan edukasi stunting sejak dini.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - stunting hingga saat ini masih menjadi masalah kesehatan yang belum bisa dientaskan secara maksimal.
Menyikapi persoalan stunting tersebut, SMP Darul Falah Cihampelas, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat (KBB) bekerjasama dengan mahasiswa Universitas Padjadjaran (UNPAD) memberikan edukasi stunting sejak dini.
Kegiatan edukasi stunting ini melibatkan 80 siswi kelas IX SMP Darul Falah Cihampelas sebagai bekal saat kelak mereka menjadi ibu rumah tangga.
"Siswi kelas IX perlu mendapat edukasi tentang stunting karena kelak mereka akan menjadi seorang ibu yang harus paham bagaimana caranya menjaga kesehatan sejak dini," kata Kepala SMP Darul Falah Cihampelas, Baehaqi, Rabu 25 Januari 2023.
Oleh karenanya, jelas dia, dengan adanya pembekalan edukasi stunting ini bisa menjaga kesehatan diri agar anak yang mereka lahirkan kelak bisa terhindar dari stunting.
"Kami sangat mengapresiasi program edukasi stunting yang merupakan wujud kolaborasi diantar dengan mahasiswa Unpad yang sedang melaksanakan penelitian," jelasnya.
Ia mengaku bersyukur lantaran kegiatan tersebut juga mendapat
respons positif selama acara berlangsung.
"Karena selain diisi oleh materi pemaparan yang informatif, juga sesi tanya jawab dan hiburan dengan pembagian hadiah bagi peserta yang aktif," ungkapnya.
Ia menambahkan, sebagai upaya sekolah dalam menjaga kesehatan warganya, pihaknya pun memberlakukan sejumlah aturan bagi para siswa siswinya.
"Kita berlakukan pelarangan membawa makanan dan minuman berasa ke dalam kelas, anjuran membawa tempat makan dan minum sendiri, serta larangan membuang sampah sembarangan," tutupnya.
Sementara itu, pemateri dari Unpad, Maricha menjelaskan, stunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang pada 1000 hari pertama kehidupan, yang ditandai dengan tinggi badan pendek (berada di bawah standar).
"Guna mencegah terjadinya stunting ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh para remaja putri," ujarnya.
Menurutnya, hal tersebut sangat penting agar stunting dapat dicegah.
“Untuk mencegah terjadinya stunting, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan seperti, memenuhi kebutuhan gizi sejak hamil, memberi ASI eksklusif, meredam ASI eksklusif dengan MPASI sehat, dan terus menyatukan tumbuh kembang anak," tandasnya.*** (agus satia negara)
Editor : Ahmad Sayuti


