Cerita Ersha Himawan, Difabel Asal Bandung Datangi Job Fair 2025 KBB untuk Cari Peruntungan 

Keterbatasan fisik bukan penghalang untuk maju dan mendapatkan kesetaraan, rasa-rasanya menjadi ungkapan yang tepat untuk disematkan pada Ersha Himawan (30).

Cerita Ersha Himawan, Difabel Asal Bandung Datangi Job Fair 2025 KBB untuk Cari Peruntungan 
Keterbatasan fisik bukan penghalang untuk maju dan mendapatkan kesetaraan, rasa-rasanya menjadi ungkapan yang tepat untuk disematkan pada Ersha Himawan (30).

INILAHKORAN, Ngamprah - Keterbatasan fisik bukan penghalang untuk maju dan mendapatkan kesetaraan, rasa-rasanya menjadi ungkapan yang tepat untuk disematkan pada Ersha Himawan (30).

Betapa tidak, di tengah keterbatasan untuk bisa berjalan, Ersha tetap bersemangat untuk mencari peruntungan bisa bekerja di salah satu perusahaan yang membuka stand di event Job Fair 2025 yang diinisiasi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) KBB pada Selasa 17 Juni 2025.

Bahkan, panas terik dan jarak yang jauh tak menyurutkan Ersha untuk datang ke Wisma Shalom yang berlokasi di Jalan Kolonel Masturi No.583, Desa Jambudipa, Kecamatan Cisarua, KBB tempat pelaksanaan Job Fair 2025. Ersha sendiri merupakan warga dari Kelurahan Sukajadi, Kota Bandung.

Dengan langkah perlahan, setapak demi setapak dia berjalan di lorong-lorong stand berharap berkas lamaran yang ia bawa dalam sebuah kantung plastik bisa bening bisa membuahkan hasil.

Sesekali pemuda lulusan dari Universitas Padjajaran (Unpad) Bandung tahun 2016 itu mencoba mengamati dan bertanya kepada petugas atau admin yang berjaga di stand.

Terlihat, Ersha bertanya tentang persyaratan dan bagian apa yang dibutuhkan agar dirinya bisa bergabung dan bekerja di perusahaan tersebut.

"Iya baru pertama kali datang ke job ini dari jam 07.00 WIB, sekalian nyari pengalaman," kata Ersha saat ditemui di Job Fair 2025 KBB, Selasa 17 Juni 2025.

Ersha mengaku mengetahui adanya job fair ini dari media sosial Disnakertrans KBB dan berharap bisa bekerja di bidang administrasi.

"Saya dari Sukajadi Bandung dan coba untuk melamar kerja di bidang administrasi. Tapi kalau jurusan kuliah itu peternakan," ujarnya.

Dulu, Ersha bercerita dirinya sempat mencoba mendaftar sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) namun tak diterima.

"Saya pernah daftar CPNS tapi gagal, kemudian bekerja di salah satu yayasan pendidikan dan bekerja di bagian administrasi," tuturnya.

"Tapi ini juga mau muter-muter dulu barangkali ada lowongan di dinas yang berkaitan dengan peternakan," sambungnya.

Kepala Disnakertrans KBB, Hasanuddin mengatakan, event Job Fair 2025 tahun ini hanya digelar selama satu hari. Namun, kali ini pihaknya membuka 4.321 lowongan kerja dengan melibatkan 72 perusahaan.

"Jadi jumlah 4.171 itu, sebanyak 2.873 untuk loker dalam negeri dan 1.298 lowongan kerja di luar negeri," kata Hasanuddin.

Tak cuma itu, sebut Hasanuddin, perusahaan-perusahaan yang ada ikut berpartisipasi dalam Job Fair 2025 KBB ini juga membuka lowongan kerja bagi penyandang disabilitas.

"Kami mencatat ada 13 perusahaan yang menerima lamaran pekerjaan dari 22 orang disabilitas dan hingga September 2025 perusahaan harus melaporkan ke kami jika teman-teman disabilitas ini sudah diterima bekerja," sebutnya.

Sejauh ini, sambung Hasanuddin, perusahaan yang sudah menerima lamaran di Job Fair 2025 KBB, yakni PT Alkindo Naratama, MitraComm Ekasarana, PT Long Harmony Indonesia, PT Central Texindo, PT Kwangduk Worldwide, PT Adira Finance dan PT FIF.

"Kemudian, PT Agrodana Futures, PT BTPN, Kampun Daun, PT Sanbe Farma, PT Sumber Alfaria dan PT Amidis Tirta Mulya," sebutnya.*** 


Editor : JakaPermana