Daftar Kasus Keracunan MBG Februari 2026, Terbaru di Cimahi
Berikut rangkuman kasus dugaan keracunan MBG di beberapa daerah pada Februari 2026
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan publik setelah muncul serangkaian laporan dugaan keracunan makanan di sejumlah daerah sepanjang Februari 2026.
Alih-alih menunjang kesehatan peserta didik, insiden keracunan MBG ini justru membuat ratusan siswa harus mendapat penanganan medis di berbagai wilayah.
Berikut rangkuman kasus dugaan keracunan MBG di beberapa daerah pada Februari 2026:
1. Cianjur, Jawa Barat (2 Februari 2026)
Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur melakukan penyelidikan mendalam menyusul laporan ratusan siswa yang mengalami gejala keracunan setelah mengonsumsi menu MBG. Insiden ini dilaporkan terjadi di tiga kecamatan. Tim kesehatan turun langsung untuk menelusuri sumber makanan, proses distribusi, serta standar higienitas dapur penyedia.
2. Bandar Lampung, Lampung (13 Februari 2026)
Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung melaporkan ratusan siswa dari tiga sekolah di Kecamatan Kemiling mengalami diare usai menyantap paket MBG. Kepala Dinkes setempat menyebut, keluhan kesehatan muncul setelah siswa mengonsumsi menu MBG pada Rabu (13/2/2026). Investigasi dilakukan untuk memastikan penyebab serta memastikan keamanan makanan di sekolah.
3. Kepulauan Batu, Sumatra Utara (24 Februari 2026)
Sebanyak 35 siswa di SDN 071123 Kepulauan Batu dilaporkan mengalami gejala keracunan pada sekitar 24 Februari 2026. Warga dan orang tua murid meminta evaluasi menyeluruh terhadap kualitas bahan pangan serta mekanisme pengiriman MBG ke wilayah kepulauan yang memiliki tantangan distribusi lebih tinggi.
4. Cimahi, Jawa Barat (25 Februari 2026)
keracunan massal juga terjadi di Kota Cimahi pada Rabu (25/2/2026) dan menimpa berbagai jenjang pendidikan. Salah satu lokasi kejadian adalah SDN Cimahi Mandiri 4. Di sekolah ini, dua siswa dan satu guru harus mendapatkan perawatan medis di RSUD Cibabat setelah mengonsumsi paket MBG yang diduga sudah tidak layak konsumsi.
Waktu konsumsi makanan yang berbeda-beda, ada yang langsung dimakan sepulang sekolah, ada pula yang baru dikonsumsi siang hingga sore hari sehingga hal ini membuat gejala muncul tidak bersamaan.
Editor : Firda Rachmawati

