Dapat Suap Rp4 Miliar dari Kings Property Indonesia, Kemana Duit Sunjaya Mengalir?
Mantan Bupati Cirebon Sunjaya Purwadisastra disebut-sebut menerima suap Rp4 miliar dari PT Kings Property Indonesia. Kemana mengalirnya duit suap itu?
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung – Mantan bupati cirebon sunjaya purwadisastra disebut-sebut menerima suap Rp4 miliar dari PT Kings Property Indonesia. Kemana mengalirnya duit suap itu?
sunjaya purwadisastra tak menerima langsung uang suap senilai Rp4 miliar itu. Mantan bupati cirebon itu memerintahkan ajudannya, Deni Syafrudin menerimanya.
Dalam kesaksiannya di Pengadilan Tipikor Bandung dengan terdakwa sunjaya purwadisastra, Deni Syafrudin mengaku mendapat perintah dari mantan bupati cirebon itu supaya uang Rp4 miliar itu dibagi dua.
Sejumlah Rp 2 miliar disetor ke rekeningnya, sementara Rp 2 miliar lainnya disetor ke pejabat Pemkab Cirebon bernama Andri Yuliandri.
“Uangnya dibawa ke atas untuk dihitung dan disetorkan. Perintah Pak Sunjaya nanti dibagi dua, disetor ke rekening saya dan Andri,” ucap Deni.
Deni menyebut, Sunjaya meminta jatah saat PT Kings Property Indonesia berencana membangun kawasan industri di wilayah Kabupaten Cirebon. Pada perjalanannya, Sunjaya mendapat uang dari PT Kings Property Indonesia sebesar Rp4 miliar.
Deni mengatakan, uang Rp4 miliar itu diberikan Direktur Utama PT Kings Property Indonesia Sukirno yang diantar pria bernama Muklas, yang saat itu menjabat sebagai Camat Pangenan, Cirebon.
Deni pun diperintah Sunjaya untuk menunggu di salah satu Bank Himbara di wilayah Siliwangi, Cirebon, bersama seorang pejabat Pemkab Cirebon, Andri Yuliandri. Sutikno dan Muklas pun datang ke bank itu sekitar pukul 17.30 WIB. Disitulah uang diberikan.
Deni mengatakan uang itu, untuk memuluskan izin PT Kings Property. Adapun uang tersebut disimpan di dalam karung saat diserahkan kepada Deni.
“Pada saat itu, uangnya tunai. Kalau tidak salah (disimpan) di karung. Dikeluarkan dari mobilnya Sutikno,” ujar Deni.
Setelah mendapat uang tersebut, Deni lalu masuk ke Bank Himbara. Meski bank sudah tutup, Deni masih bisa menyetorkan uang senilai Rp 4 miliar tersebut ke rekeningnya. (cesar yudistira)
Editor : Zulfirman


