Dedi Mulyadi akan Kirim Pelajar yang Hina Guru di SMAN 1 Purwakarta ke Barak Militer

Pelajar yang hina guru di SMAN 1 Purwakarta akan dikirim Dedi Mulyadi ke barak militer.

Dedi Mulyadi akan Kirim Pelajar yang Hina Guru di SMAN 1 Purwakarta ke Barak Militer
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

INILAHKORAN, Bandung - Saat ini para pelajar di SMAN 1 Purwakarta yang berani menghina gurunya dengan mengacungkan jari tengah, sedang mendapat pembinaan.

Meski demikian Ibu Atun Syamsiah memilih untuk memaafkan dan mendoakan anak muridnya yang telah berani menghina dirinya.

Saat ditanya alasan oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengapa Ibu Atun tak menghukum anak -anak tersbeut, guru PKN itu merasa kasian karena masa depan muridnya masih panjang.

"Kasian generasi masih panjang waktunya dia untuk merubah berbuat baik yang salah ngga selamanya salah pak," tutur Ibu Atun.

Meski demikian Dedi Mulyadi akan tetap menghulum anak-anak tersebut dengan mengirim mereka ke barak militer.

"Karena mereka sudah menjalani proses pembinaan, dan nanti mereka akan mengikuti program barak militer bersama para ketua OSIS di Jawa Barat," tegas Dedi Mulyadi.

Sebelumnya, viral di media sosial video yang memperlihatkan seorang siswi memberikan gestur jari tengah kepada guru viral di media sosial. 

Dalam video yang lain memperlihatkan bahwa ada 9 murid di dalam satu jelas yang sama yang juga ikut mengacungkan jari tengah pada guru tersebut.

Aksi tersebut memicu keprihatinan publik karena dianggap mencerminkan menurunnya etika dan rasa hormat terhadap tenaga pendidik.

Banyak warganet menyayangkan perilaku tersebut dan menilai bahwa nilai sopan santun di kalangan generasi muda perlu kembali diperkuat, khususnya dalam lingkungan pendidikan.***


Editor : Irma Nurfajri