Dedi Mulyadi Minta Kepala Desa Sediakan Balai Pertemuan
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyayangkan, banyak kantor desa yang dibangun secara berlebihan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyayangkan, banyak kantor desa yang dibangun secara berlebihan.
Bahkan, Dedi Mulyadi menuturkan kantor kepala desa saking megahnya itu hampir menyaingi kantor lain seperti kantor bupati/walikota, bahkan kantor gubernur.
"Harus punya identitas, kantor gubernur seperti ini, kantor bupati desainnya seperti ini, kantor camat seperti ini, kantor kades, lurah seperti ini. Tidak jalan sendiri-sendiri. Kantor kepala desa siga istana. Tihang na garede. Euweuh fungsina," ujar Dedi dalam sambutannya di pelantikan DPD Apdesi Jabar di Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis 15 Mei 2025.
Sementara sisi lain, kantor kepala desa yang megah tidak disertai dengan fasilitas umum seperti balai pertemuan, sebagai ruang khusus interaksi antara pemerintah desa dengan masyarakat.
Maka dari itu, Dedi meminta pemerintah desa di Jawa Barat untuk menyediakan ruang atau balai pertemuan, sebagai tempat interaksi masyarakat.
Seperti di Bali kata dia, hampir tiap desa memiliki balai pertemuan bagi masyarakat. Dimana menurutnya hal ini harus ditiru, seiring semakin berkurangnya lahan untuk ruang pertemuan masyarakat di desa.
"Nanti harus didesain, untuk apa? Nanti di setiap desa harus ada bale pertemuan desa. Tempat bertemunya masyarakat, interaksinya masyarakat karena ruang desa semakin sempit. Kayak di Bali, tiap desa ada balai sangat indah. Ini yang saya inginkan," imbuhnya.
Editor : Doni Ramdhani


