Dedi Mulyadi: Saya Tidak Punya Cita-cita Jadi Gubernur Jakarta
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menanggapi spekulasi yang menyebut dirinya tengah mempersiapkan diri maju dalam Pemilihan Gubernur DKI Jakarta.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menanggapi spekulasi yang menyebut dirinya tengah mempersiapkan diri maju dalam Pemilihan Gubernur DKI Jakarta.
Dalam sebuah pernyataan terbaru, Dedi membantah keras anggapan tersebut dan menegaskan bahwa saat ini ia sepenuhnya fokus menyelesaikan berbagai persoalan di Jawa Barat.
"Saya ini Gubernur Jawa Barat. Di kampung-kampung saya bicara pakai bahasa Sunda, tapi yang nyerang kok justru orang-orang yang domisilinya di Jakarta semua. Padahal saya tidak pernah punya cita-cita jadi Gubernur Jakarta," ujar Dedi.
Terkait tudingan bahwa dirinya sedang "mengemas konten" untuk pencitraan politik nasional, Dedi menyampaikan bahwa unggahan-unggahan yang ia buat memang ditujukan untuk warga Jawa Barat, namun karena media sosial bersifat terbuka, tak jarang kontennya ikut terbaca oleh publik secara nasional.
"Yang jadi problemnya itu, postingan saya dibaca seluruh Indonesia. Padahal market saya adalah warga Jawa Barat. Bukan salah saya kalau konten itu menyebar lebih luas," jelasnya.
Dedi juga menyentil pihak-pihak yang meragukan niatnya dan menilai langkahnya berdasarkan asumsi semata. Ia menekankan pentingnya membedakan antara akademisi dan peramal dalam menyampaikan pendapat.
"Ada yang bicara seolah akademisi, tapi isinya asumsi. Sepengetahuan saya, akademisi itu bekerja berdasarkan riset, bukan ramalan. Saya bingung, mana yang akademisi, mana yang politisi," sindirnya.
Meski demikian, Dedi tidak menutup kemungkinan jika suatu saat ada peluang politik lain terbuka di masa depan.
"Kalau suatu saat ada kesempatan untuk dipilih, ya oke dong? Tapi hari ini saya berfokus menyelesaikan problematika Jabar. Saya Jabar lah, saya mencintai Jabar," tegasnya.
Editor : Firda Rachmawati

