Demi Warga, Bima Arya Beri Pesan Khusus untuk DKPP Kota Bogor
Wali Kota Bima Arya meminta DKPP Kota Bogor berkolaborasi dengan semua pihak untuk membantu warga terkait pemanfaatan lahan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor- Pesan khusus disampaikan Wali Kota Bima Arya untuk Dinas Ketahanan dan Pertanian (DKPP) Kota Bogor.
Pesan Bima Arya untuk DKPP Kota Bogor, itu terkait pemanfaatan lahan pertanian.
Bima Arya ingin, DKPP Kabupaten Bogor berkolaborasi dengan semua pihak untuk membantu warga dalam memanfaatkan lahan yang tersedia.
Baca Juga: Ayu Aulia Coba Bunuh Diri, Polisi Temukan Bercak Darah di Kamar Apartemennya
Menurut Bima Arya, hal yang harus segera diimplementasikan adalah aplikasio pupuk organik untuk mendukung potensi dari Kelompok Wanita Tani (KWT), Kelompok Tani Dewasa (KTD) dan lainnya.
"Ini terinspirasi setelah kemarin saya ikut acara tradisi Mipit Amit Ngala Menta Panen Pare di Lembur Sawah yang berlokasi di RT.02/RW.02, Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan. Karena itu saya menitipkan sejumlah pesan kepada DKPP, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) dan aparatur wilayah Bogor Selatan," ungkap Bima kepada wartawan Rabu 23 Februari 2022.
Bima melanjutkan, Camat Bogor Selatan ditunjuk menjadi pengendali agar kebutuhan warga bisa langsung dikoordinasikan dengan DKPP Kota Bogor.
Baca Juga: Persebaya vs Arema Malam Ini! Mampukah Bajul Ijo Bantu Persib ke Tangga Juara Liga 1?
Terkait Lembur Sawah sebagai Ubud-nya Kota Bogor, dirinya meminta titik-titik yang menjadi andalan wisata mulai untuk digarap sesuai rencana yang ditetapkan.
"Ya, makanya ada Disparbud kemarin, saya minta realisasi seperti saung-saung kecil, tempat istirahat, spot foto dan yang lainnya. Sehingga nanti ke depan menjadi salah satu destinasi yang lebih dikenal, banyak yang datang dan ujung-ujungnya warga mendapatkan berkah. Apa yang mungkin bisa kami anggarkan, akan kami anggarkan," terangnya.
Bima menegaskan, lahan pertanian di Kota Bogor bukan saja harus dijaga, bahkan diharapkan bisa bertambah. Jadi DKPP dan aparatur wilayah harus mencari juga, lagi mana yang bisa jadi lahan persawahan.
Baca Juga: Sosok Pengusaha RO Jadi Penyebab Ayu Aulia Lakukan Percobaan Bunuh Diri?
"Jadi saya minta jangan sampai berkurang, kalau bisa bertambah lagi lahannya," tegasnya.
Sementara itu, Kepala DKPP Kota Bogor, Anas Rasmana menambahkan, untuk lahan persawahan yang baru saja kemarin dipanen seluas 2 hektar dengan volume padi sebanyak 7 ton per hektar dengan jenis padi varietas IR 32.
Baca Juga: Campur Aduk Suasana Hati Nick Kuipers Usai Persib Taklukkan PSM, Senang tapi...
"Untuk lahan pertanian, tengah di ikhtiar kan agar bisa bertambah. Sementara yang rencananya persawahan jadi destinasi wisata, nanti dikoordinasikan dengan Disparbud," pungkasnya.***(Rizki Mauludi)
Editor : inilahkoran


