Dewan Bakal Tagih Laporan Dana CSR Tahun 2021 dari Bappeda Kota Bogor

Bappeda Kota Bogor rencananya akan dipanggil Bappeda untuk menagih soal laporan penggunaan CSR tahun 2021

Dewan Bakal Tagih Laporan Dana CSR Tahun 2021 dari Bappeda Kota Bogor
Dewan rencananya akan memanggil Bappeda Kota Bogor untuk menagih laporan CSR 2021.

INILAHKORAN, Bogor - Komisi IV DPRD Kota Bogor berencana memanggil Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bogor dalam waktu dekat.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD KOta Bogor Said Muhammad Mohan mengatakan tujuan pemanggilan Bappeda Kota Bogor tersebut untuk meminta laporan dana CSR Kota Bogor tahun 2021.

"Jadi kami sampai saat ini belum menerima laporan CSR 2021, maka dari itu kami berencana meminta itu dan melakukan evaluasi. Kami segera panggil Bappeda," ungkap Mohan pada Minggu 22 Mei 2022.

Baca Juga: Jasad Neng Korban Bencana Tanah Longsor di Pasir Pogor Kabupaten Bogor Masih Hilang

Mohan memaparkan, bahwa pemanggilan ini merupakan tindak lanjut dari rapat sebelumnya, dimana pihak Bappeda Kota Bogor menyampaikan laporan dana CSR tahun 2020. Hanya saja, Komisi IV DPRD Kota Bogor, memiliki catatan yang diharapkan bisa ditindaklanjuti oleh Bappeda dan tim fasilitator TJSL Kota Bogor.

"Untuk penggunaan dana CSR sudah tertuang di dalam Perda Nomor 6 Tahun 2016 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan. Namun, di dalam perda yang ada ataupun Perwali yang menjadi turunan perda tersebut, dinilainya belum berjalan maksimal," papar Mohan.

Mohan menjelaskan, berdasarkan laporan yang disampaikan oleh tim fasilitator, dana CSR yang mengalir di Kota Bogor masih berada di angka Rp4 miliar saja, dengan jumlah partisipasi perusahaan rata-rata sebanyak 18 perusahaan.

Baca Juga: Bima Arya Wajibkan Warga Bogor dengan Kondisi Ini Pakai Masker di dalam Ruangan

"Laporan yang disampaikan hanya dari 2016 saja. Disana dana CSR fluktuatif tiap tahun, dimulai dari Rp1,6 miliar di 2016, lalu naik jadi Rp7 miliar di 2017 dan turun menjadi Rp4 miliar dari 2018 hingga tahun ini yang masih berjalan," jelas politisi Gerindra ini.

Mohan membeberkan, untuk memaksimalkan dana CSR dan jumlah perusahaan yang berpartisipasi, pada tahun 2022 ini DPRD Kota Bogor akan berperan aktif mengawasi penyaluran dana CSR dan mendorong forum CSR lebih berperan aktif untuk menjemput bola.

"Kami juga menyayangkan masih ada perusahaan yang bermain ‘receh’ untuk sekadar menggugurkan kewajiban saja. Masa CSR hanya ratusan ribu saja, itu kan tidak masuk akal. Makanya kami akan berperan aktif dalam menjalankan fungsi pengawasan," pungkasnya. (Rizki Mauludi)


Editor : inilahkoran