Di HUT Jabar ke 80, Dedi Mulyadi Sampaikan Terimakasih Atas Dukungan Masyarakat
Momentum perayaan HUT ke 80 Provinsi Jawa Barat digelar dengan meriah dan bernuansa kolosal.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Momentum perayaan HUT ke 80 Provinsi Jawa Barat digelar dengan meriah dan bernuansa kolosal.
Sejumlah tokoh masyarakat, anggota DPRD dan DPR RI dari Jabar ikut hadir dalam gelaran rapat Paripurna sekaligus kegiatan kirab budaya di Gedung Merdeka, Kota Bandung, Selasa 19 Agustus 2025.
Sejumlah mantan gubernur pun turut hadir, salah satunya, eks Pj Gubernur Bey Triadi Machmudin. Selain itu, turut hadir Atalia Praratya yang juga merupakan anggota DPR RI dari Dapil Jabar I dan Rieke Dyah Pitaloka.
Bahkan, turut disapa langsung oleh Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi alias KDM saat menyampaikan sambutan di awal rapat paripurna. Dia menyapa dengan halus dan disambut senyuman para peserta sidang.
"Saya hormati para anggota DPR RI yang hadir, ada mantan ketua tim penggerak PKK Provinsi Jawa Barat Ibu Atalia, ada pemain film yang pura-pura bodoh oon, tapi hari ini kelihatan kepandaiannya Teh Rike Dyah Taloka," ujar Dedi.
Dedi kemudian menyapa Bey Machmudin yang merupakan penjabat gubernur sebelum dirinya, dimana dalam gelaran ini Bey datang dengan mengenakan pakaian adat Sunda dengan warna putih, seperti para ASN lainnya.
"Kemudian juga rasa hormat saya saya sampaikan pada senior saya, guru saya di bidang pembangunan. Gubernur senior yang ke-17 Bapak Bey Machmudin. Terima kasih hatur nuhun," jelasnya.
Selanjutnya, Dedi tidak lupa menyampaikan salam hormat kepada jajaran gubernur sebelumnya yang sudah datang pada paripurna ini dan juga pada perayaan HUT RI, kemarin.
"Kemudian seluruh para gubernur mudah-mudahan para mantan gubernur hadir saya ucapkan terima kasih kepada Pak Aher dan Teh Netty hadir di acara Agustusan Kemerdekaan Republik Indonesia," katanya.
Para camat di seluruh wilayah Jawa Barat pun turut hadir dalam gelaran ini, Dedi kemudian menyampaikan candaan kepada para camat agar membawa cukup satu istri saja, karena jumlah kursi tidak mencukupi.
"Yang saya hormati para camat se-provinsi Jawa Barat beserta istri tetapi istrinya tidak boleh lebih dari satu karena kursinya tidak cukup. Yang saya hormati para kepala desa dan kepala kurahan se-Provinsi Jawa Barat," kata Dedi disambut tawa peserta.
Dia juga menyampaikan permohonan maaf kepada OPD yang dana rutinnya terus dipotong, dan dialihkan untuk pembangunan jalan dan sekolah. Dedi pun turut menyapa para Forkopimda yang sudah membantunya dalam menjaga kondusifitas di Jabar.
Tidak lupa, Dedi menyampaikan banyak terimakasih terhadap para tamu undangan dan juga seluruh warga Jawa Barat yang sudah membantu dirinya dalam memimpin selama enam bulan ini.
"Saya meyakini perjalanan enam bulan saya memimpin dengan Kang Erwan adalah perjalanan yang baru meletakkan apa yang kami raih. Seluruh enam bulan, bukan hasil kami, tapi hasil seluruh masyarakat Jawa Barat," tandasnya.
Editor : JakaPermana


