INILAHKORAN, Ngamprah - Kepala Rumah Sakit Jenderal LB Moerdani Merauke, Mayor Ckm dr Beni Arjihans yang tewas ditusuk anak buahnya sendiri akhirnya dikebumikan di Taman Makam Bahagia, Desa Laksanamekar, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Kamis 7 Juli 2022.
Diketahui, Mayor Ckm dr Beni Arjihans merupakan perwira yang lahir di Cimahi 21 Oktober 1976 silam.
Proses pemakaman almarhum Beni Arjihans dilakukan dengan upacara militer dengan disaksikan keluarga, kerabat, pelayat, dan anggota TNI dari jajaran Kodam III Siliwangi.
Sebelum dihantarkan ke peristirahatannya yang terakhir, almarhum sempat disemayamkan di rumah duka di Kompleks Sriwijaya, Jalan Sriwijaya Raya, Kota Cimahi semalam, setelah tiba dari Merauke.
Sekitar pukul 11.00 WIB almarhum dikebumikan dengan dihantar mobil jenazah dan rombongan dari rumah duka.
Pada sambutannya, perwakilan keluarga Kolonel Ivan berterima kasih terhadap semua pihak yang telah mengurus kepulangan hingga almarhum di kebumikan.
Permohonan maaf pun disampaikan, apabila selama hidup almarhum memiliki kehilafan atau kesalahan dan meminta doa agar almarhum tenang di sisi-NYA.
Usai pemakaman, pihak keluarga tidak bersedia memberikan komentar dan penjelasannya dengan pertimbangan masih dalam suasana berkabung.
Mereka mengaku telah mengikhlaskan kepergian almarhum yang selama 1,5 tahun terakhir bertugas di Rumah Sakit Jenderal LB Moerdani Merauke. Keluarga pun meminta didoakan agar almarhum husnul khatimah dalam wafatnya.
Seperti diketahui Kepala Rumah Sakit Jenderal LB Moerdani Merauke Mayor Ckm dr Beni Arjihans tewas ditusuk anak buahnya, sekitar pukul 09.00 WIT, Selasa 5 Juli 2022.
Korban yang merupakan perwira TNI sekaligus dokter ahli bedah ini ditusuk dengan pisau oleh pelaku yang juga merupakan perawat IGD di Rumah Sakit Tingkat IV LB Moerdani Merauke, Papua.
Pelaku penusukan diketahui bernama Sertu Muhammad Alkausar yang diketahui baru selesai menjalani pendidikan Akademi Perawatan (Akper).
Dia menjabat sebagai Bintara RS Tk IV Merauke dan merupakan anggota Kesdam XVII Cenderawasih. Pelaku kini telah diamankan dan ditahan di Detasemen Polisi Militer XVII-3 Merauke. ***Agus Satia Nagara