Rachmat Yasin: Kesaksian Sekda Tak Sesuai Fakta
Mantan Bupati Bogor Rachmat Yasin yang juga terdakwa kasus gratifikasi lahan menilai Sekda Kabupaten Bogor Burhanudin tidak profesional dan bicara tidak sesuai fakta.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bandung - Mantan Bupati Bogor Rachmat Yasin yang juga terdakwa kasus gratifikasi lahan menilai Sekda Kabupaten Bogor Burhanudin tidak profesional dan bicara tidak sesuai fakta.
Hal itu disampaikan Rachmat Yasin saat Burhanudin dijadikan saksi oleh jaksa KPK dalam sidang lanjutan kasus dugaan gratifikasi lahan dan setoran SKPD di Pengadilan Tipikor Bandung, Jalan RE Martadinata, Senin (1/2/2021).
Saat diminta tanggapannya oleh ketua majelis Asep Sumirat Danaatmadja, Rachmat Yasin yang duduk di kursi pesakitan pun langsung lantang berbicara kepada Burhanudin yang duduk di kursi saksi.
Rachmat Yasin pun mengatakan pada akhir 2011 dirinya tengah naik haji, dan saat itu belum ada komunikasi soal tanah. Sampai akhirnya H Wahab menyusulnya ke Mekkah dan deal soal penjualan tanah pun terjadi di Mekah.
”Anda ini birokrasi cerdas. Kalau sebentar-sebentar lupa, jadi saya pertanyakan,” katanya.
Selain itu terdakwa pun hanya memerintahkan saksi untuk mengecek lokasi tanah peruntukkan hingga statusnya, dan tidak pernah membicarakan soal hibah (meminta) dan lainnya.
”Jadi jangan ngarang-ngarang. Anda ngarang, saya yang dirugikan,” kata Rachmat Yasin dan hanya dijawab siap oleh Sekda Bogor Burhanudin.
Lantaran, lanjut terdakwa, hibah itu merupakan proses selanjutnya. Terlebih saat tanah itu dicek lokasinya tidak strategis. Makanya, jangankan dijual, selembar pun surat tanahnya tidak pernah diterima.
”Tolong proposional. Saya tidak minta dibantu anda meringankan saya. Saya hanya minta anda profesional berbicara sesuai berkas. Jangan ngaran gara-gara hayang buru-buru anggeus dipariksa KPK (ingin cepat selesai diperiksa). Pernah gak saya merugikan Anda? Kenapa sekarang Anda merugikan saya,” ujarnya.
Mendengar pernyataan terdakwa Burhanudin mengakui tidak pernah dirugikan dan dia pun jujur apa yang dibicarakannya hanya mengikuti berkas orang lain.
”Jujur saya hanya ikuti BAP H Lesmana. Mengenai persis peristiwanya saya tidak tahu,” dalih Sekda Bogor Burhanudin. (Ahmad Sayuti)
Editor : Doni Ramdhani

