Disnakertrans Jabar Targetkan 50 Persen Industri Aktif di Platform Nyari Gawe
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Barat menargetkan percepatan partisipasi dunia usaha dalam platform pencarian kerja Nyari Gawe. Hingga saat ini, baru sekitar 24 persen industri di Jawa Barat yang tercatat aktif memanfaatkan platform tersebut.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Barat menargetkan percepatan partisipasi dunia usaha dalam platform pencarian kerja Nyari Gawe. Hingga saat ini, baru sekitar 24 persen industri di Jawa Barat yang tercatat aktif memanfaatkan platform tersebut.
Kepala Bidang Penempatan, Perluasan Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Pentatrans) Disnakertrans Jabar, Hendra Kusuma Sumantri, mengungkapkan bahwa sejak dirilis pada Oktober 2025, Nyari Gawe mulai direspons perusahaan, meski tingkat adopsinya masih perlu didorong lebih masif.
Perusahaan yang telah bergabung tidak sekadar terdaftar, melainkan sudah aktif mengunggah informasi lowongan kerja, mulai dari spesifikasi tenaga kerja yang dibutuhkan hingga persyaratan bagi para pelamar.
“Memang dari sisi hiring, masih baru 24 persen perkiraan kita, para perusahaan yang sudah masuk di dalam Nyari Gawe ini menyampaikan lowongan pekerjaannya,” kata Hendra saat dihubungi INILAHKORAN.ID, Minggu 18 Januari 2026.
Meski demikian, Disnakertrans Jabar tetap optimistis tingkat partisipasi industri akan terus meningkat seiring waktu dan semakin dikenalnya Nyari Gawe sebagai kanal resmi rekrutmen tenaga kerja di Jawa Barat.
Pada 2026 ini, Disnakertrans memasang target ambisius. Minimal 50 persen perusahaan atau industri yang beroperasi di Jawa Barat diharapkan sudah bergabung dan aktif menyampaikan lowongan pekerjaan melalui Nyari Gawe.
Target tersebut dinilai krusial untuk memperluas akses pencari kerja terhadap informasi lowongan yang valid, sekaligus memberi ruang bagi masyarakat untuk memilih industri yang sesuai dengan minat dan kompetensinya.
“Jadi, tentu itu jadi PR kita untuk bisa meningkatkan, setidaknya 50 persen dari perusahaan yang terdaftar itu, bisa menyampaikan lowongan-lowongan pekerjaannya di Nyari Gawe,” ujarnya.***
Editor : JakaPermana

