Disparbud Jabar Bantu Produk Industri Kreatif Lokal Mejeng di Toko Bertaraf Internasional  

Disparbud Jabar bersama Uniqlo berkolaborasi dalam meluaskan pasar produk industri kreatif lokal Jabar. Sinergi tersebut terjalin dalam program bernama kerjasama Uniqlo Neighborhood Collaboration.

Disparbud Jabar Bantu Produk Industri Kreatif Lokal Mejeng di Toko Bertaraf Internasional  
Program Uniqlo Neighborhood Collaboration menjadi peluang bagi para pelaku dan produk industri kreatif untuk memasarkan produknya secara lebih luas. Di mana hal tersebut selaras dengan misi Disparbud Jabar yang ingin mengembangkan potensi industri kreatif lokal.(istimewa)

INILAHKORAN, Bandung - Disparbud Jabar bersama Uniqlo berkolaborasi dalam meluaskan pasar produk industri kreatif lokal Jabar. Sinergi tersebut terjalin dalam program bernama kerjasama Uniqlo Neighborhood Collaboration.

Melalui program ini, menjadi peluang bagi para pelaku dan produk industri kreatif untuk memasarkan produknya secara lebih luas. Di mana hal tersebut selaras dengan misi Disparbud Jabar yang ingin mengembangkan potensi kreatif lokal.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan juga para pelaku industri kreatif yang terpilih di program Uniqlo Neighborhood Collaboration. Ke depannya kami akan memperluas program ini ke seluruh toko Uniqlo. Menurut kami, ini menjadi bentuk komitmen untuk mengakui dan memperkenalkan produk-produk lokal ke masyarakat sekitar,” kata Chief Financial Officer PT Fast Retailing Indonesia (Uniqlo) Shigero Komano, akhir pekan lalu.

Uniqlo Neighborhood Collaboration mendapat antusias tinggi dari sejumlah pelaku industri kreatif wilayah Bandung Raya. Pada tahap awal terdapat 117 pendaftar, dan selanjutnya terpilih 80 pelaku produk industri kreatif yang lolos mengikuti proses kurasi.

Tahap kurasi dilakukan di Kantor Disparbud Jabar pada 5-6 Januari 2023 lalu. Hasilnya, terpilih 46 peserta yang berhak memasarkan produknya di seluruh store Uniqlo di Kota Bandung.

“Program Uniqlo Neighborhood Collaboration menjadi salah satu bukti komitmen pemerintah provinsi untuk membantu para pelaku UMKM memasarkan produk-produknya di toko bertaraf internasional,” ucap Kepala Disparbud Jabar Benny Bachtiar.

Benny mengatakan kerjasama dengan Uniqlo tersebut adalah hal yang membahagiakan. Sebab, Uniqlo adalah salah satu brand store yang cukup ternama.

“Kami berharap, dengan hadirnya program ini dapat memberikan dampak yang sangat positif pada industri kreatif di Jawa Barat," katanya..

Pihaknya berharap program Uniqlo Neigborhood Collaboration tidak hanya menampilkan produk UMKM dalam satu kota, tetapi bisa lintas daerah. 

"Seperti produk Jabar ada di Bali, di Jakarta, maupun sebaliknya produk luar provinsi ada di Jabar,” imbuhnya. 

Dari 46 peserta terpilih, 16 di antaranya menempati store Uniqlo Trans Studio Mall Bandung. Sedangkan lainnya yaitu 10 peserta di Uniqlo Paris Van Java, 12 peserta di Uniqlo Heritage, dan 8 peserta di Uniqlo Paskal 23.

Benny berpesan kepada pelaku industri kreatif yang terpilih untuk selalu memperhatikan kualitas produk-produknya. 

“Produk-produk yang terpilih ini sudah memenuhi standar internasional. Artinya, harus bisa menjaga quality control demi keberlanjutan usaha,” katanya.

Sedangkan bagi yang belum lolos, dia meminta untuk terus berinovasi dalam mengembangkan sektor industri kreatif.

“Pesan bagi para pelaku ekraf yang tidak terpilih jangan berkecil hati dan tetap semangat. Yakini bahwa suatu saat produknya akan tampil di program Uniqlo Neighborhood Collaboration,” pungkasnya.*** (rianto nurdiansyah) 


Editor : Doni Ramdhani