Dongkrak Partisipasi Pemilih Pemula, KPU Sasar Sejumlah SMA di Kota Cimahi
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cimahi tengah gencar melakukan sosialisasi dengan menyasar kalangan siswa sebagai pemilih pemula.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Cimahi - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cimahi tengah gencar melakukan sosialisasi dengan menyasar kalangan siswa sebagai pemilih pemula.
Hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan partisipasi pemilih pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 yang bakal dihelat pada 27 November mendatang dengan target 85 persen.
Dikemas melalui program 'KPU Goes to School', sosialisasi tersebut dilaksanakan di tiga SMA di Kota Cimahi dari mulai 6 hingga 8 Agustus 2024.
"Tujuan utama dari sosialisasi ini adalah untuk meningkatkan kesadaran politik di kalangan siswa, terutama pemilih pemula yang jumlahnya cukup signifikan di Kota Cimahi," kata Ketua KPU Kota Cimahi, Anzhar Ishal Afryand di SMAN 3 Kota Cimahi, Selasa 6 Agustus 2024.
Menurutnya, generasi muda cenderung jauh dari pragmatisme dan memilih bukan berdasarkan ideologi. Oleh karena itu, KPU berupaya untuk memberikan pendidikan politik yang intensif.
"KPU Kota Cimahi ingin mengintensifkan dengan mensosialisasikan secara masif pada pemula," katanya.
Anzhar berharap, para siswa dapat menjadi pemilih rasional dan bertanggung jawab ketika datang ke TPS pada 27 November nanti.
"Jadi nanti ketika datang ke TPS, pada 27 November sudah betul-betul menjadi pemilih rasional yang bertanggung jawab," ujarnya.
Dalam sosialisasi tersebut, terang Anzhar, pihaknya juga memberikan edukasi berupa simulasi pencoblosan untuk membantu siswa memahami proses pemilihan.
"Ini juga penting, sehingga dengan metode simulasi pencoblosan ada beberapa tahapan yang harus dilalui," terangnya.
Pihaknya berharap, generasi muda yang telah lulus dapat berpartisipasi lebih aktif dalam proses pemilihan, baik sebagai pemilih maupun sebagai bagian dari penyelenggara pemilu di masa depan.
"Karena memang regenerasi harus terus berjalan. Apalagi dengan visi generasi emas 2045, adanya banyak generasi muda yang bisa lebih berpartisipasi," ungkapnya.
Wakasek Bidang Kesiswaan SMAN 3 Cimahi, Egi Andriansyah Prayoga menuturkan, pihak sekolah sebelumnya sudah menerapkan pendidikan politik pada para siswa. Namun, dengan adanya kegiatan ini pihaknya pun mengapresiasi KPU Kota Cimahi.
"Kita sudah terbiasa ada pemilihan ketua OSIS, ditambah program Merdeka Belajar atau P5 tentang pemilih pemula," katanya.
Egi menilai, sosialisasi ini dapat membantu siswa untuk lebih yakin dalam menentukan pilihan mereka di pemilu atau Pilkada mendatang.
"Ini justru semakin meyakinkan siswa bagaimana mereka harus bersikap, sementara pada Pilpres kemarin saja dari ke 10 sudah ada yang 17 tahun," jelasnya.
Dalam kegiatan sosialisasi ini, sebut Egi, ada 60 siswa dari berbagai organisasi sekolah yang hadir. Padahal, siswa yang diundang untuk menjadi peserta hanya 50 orang saja.
"Banyaknya siswa yang ikut kegiatan sosialisasi ini membuktikan betapa antusiasnya mereka terhadap Pendidikan politik," imbuhnya.
Egi berharap sosialisasi serupa dapat diadakan di sekolah lain agar pemilih pemula dapat memahami cara memilih dengan bijak.
"Harapannya bukan hanya ke SMAN 3 Cimahi, semoga sekolah lain pun bisa dikunjungi agar pemilih pemula tahu bagaimana cara memilih dengan bijak atau menggunakan hak pilihnya," ungkapnya. ***
Editor : JakaPermana


