DPRD Kabupaten Bandung Kehilangan Salah Satu Anggota Terbaiknya dari Fraksi PKB

DPRD Kabupaten Bandung berkabung atas wafatnya anggota DPRD Kabupaten Bandung dari Fraksi PKB Titik Kartika Farahdiba.

DPRD Kabupaten Bandung Kehilangan Salah Satu Anggota Terbaiknya dari Fraksi PKB
Dikabarkan, Titik Kartika meninggal dunia pada Senin 12 Mei 2025 sekitar 01.00 WIB di RS Santosa Bandung setelah seminggu dirawat karena komplikasi. (istimewa)

INILAHKORAN, Soreang - DPRD Kabupaten Bandung berkabung atas wafatnya anggota DPRD Kabupaten Bandung dari Fraksi PKB Titik Kartika Farahdiba.

Dikabarkan, Titik Kartika meninggal dunia pada Senin 12 Mei 2025 sekitar 01.00 WIB di RS Santosa Bandung setelah seminggu dirawat karena komplikasi.

Pada Senin siang almarhumah dikebumikan pihak keluarga di pemakaman keluarganya tidak jauh dari tempat tinggal almarhumah di Desa Gajahmekar, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung.

Anggota Fraksi PKB DPR Cucun Ahmad Syamsuridjal, Bupati Bandung Dadang Supriatna yang juga Ketua DPC Kabupaten Bandung, Ketua DPRD Kabupaten Bandung Hj Renie Rahayu Fauzi beserta Sejumlah Anggota DPRD Kabupaten Bandung turut takziyah ke rumah duka. Bupati beserta keluarga PKB Kabupaten Bandung dan jajaran Anggota DPRD Kabupaten Bandung menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya anggota Komisi B ini.

Anggota DPRD dari Fraksi Demokrat Anton Ahmad Fauzi yang juga sama-sama almarhumah di Komisi B, menyampaikan turut bela sungkawa atas meninggalnya anggota DPRD Kabupaten Bandung dari Dapil 1 ini.

“Inna lillahi Wainna ilaihi rojiun. Saya turut bela sungkawa atas meninggalnya Bu Titik Kartika. Mudah-mudahan Khusnul khotimah. Dimaafkan segala dosanya dan diterima iman Islamnya, ditempatkan sebagai ahli surga,” kata Anton seusai sholat jenazah.

Istri dari kepala desa ini dikenal aktif sebagai politisi PKB. Dari tahun 2014-2019  Titik menjadi anggota DPRD, namun di Pileg tahun 2019 ia tidak terpilih, dan terpilih kembali tahun 2024.

Titik adalah istri dari Kepala Desa Gajahmerkar Kecamatan Kutawaringin Kabupaten Bandung. Ia meninggalkan 2 orang anak, Dinda Annisa Nursaid dan Arik Indra Kurniawan.

Setalah disholatkan di Masjid Assa’iddiyyah milik keluarganya di Desa Gajahmekar Kecamatan Kutawaringin Kabupaten Bandung, putri bungsu 11 bersaudara keluarga KH. Uyekh Balukia Syakir atau Mama Yamisa ini dimakamkan pada pukul 09.35 WIB di pemakaman keluarga tak jauh dari tempat tinggalnya.

Ratusan orang hadir dalam pemakaman itu, termasuk Ketua DPC PKB Kabupaten Bandung yang juga Bupati Bandung Dadang Supriatna, dan anggota Fraksi PKB DPR Cucun Ahmad Syamsuridjal serta sejumlah anggota DPRD Kabupaten Bandung.


Editor : Doni Ramdhani