Duh, Para Pelaku Begal di Margaasih Masih Pelajar dan Anak di Bawah Umur

Para pelaku begal di Margaasih yang sempat viral melakukan penganiayaan dan merampas sepeda motor rupanya para pelajar dan masih di bawah umur

Duh, Para Pelaku Begal di Margaasih Masih Pelajar dan Anak di Bawah Umur
Ilustrasi begal yang sempat viral di Margaasih Kabupaten Bandung,

INILAHKORAN.ID – Sebanyak 12 pelaku yang terlibat dalam kasus penganiayaan dan perampasan (begal) sepeda motor di Desa Mekarrahayu, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung diamankan jajaran Satreskrim Polres Cimahi.

Peristiwa begal yang sempat viral di media sosial tersebut terjadi pada Minggu 1 Februari 2026 dini hari sekitar pukul 01.00 WIB di Jalan Mahmud, Kampung Cibeureum.

Kapolres Cimahi, AKBP Niko N Adi Putra mengatakan, mayoritas tersangka begal yang diamankan merupakan pelajar atau anak di bawah umur yang berasal dari Kota Bandung.

"Dalam kurun waktu 24 jam, kami berhasil mengamankan kurang lebih 12 orang tersangka yang kini sedang menjalani pemeriksaan," katanya, Jumat 6 Februari 2026.

Berdasarkan informasi yang diterima, para pelaku begal yang menggunakan lebih dari 10 sepeda motor dengan berboncengan berpapasan dengan korban yang mengendarai sepeda motor dari arah berlawanan.

Salah satu terduga pelaku begal kemudian memepet korban dan memukulnya dengan helm hingga korban oleng dan berhenti di pinggir jalan.

"Untuk beberapa pelaku lainnya turun dari motor dan melakukan penganiayaan menggunakan senjata tajam," paparnya.

Korban yang ketakutan memilih melarikan diri dengan meninggalkan kendaraannya. Sepeda motor milik korban kemudian dibawa oleh salah satu pelaku.

"Ini merupakan kasus begal yang masuk wilayah hukum Polres Cimahi. Korban menyelamatkan diri setelah dianiaya dan kendaraannya diambil," jelasnya.

Menurutnya, para pelaku tidak memiliki keterkaitan dengan geng motor namun telah bersepakat untuk berkumpul dan mencari korban secara acak.

"Mereka diamankan dari beberapa lokasi di Bandung Barat, Cimahi, dan sebagian besar dari Kota Bandung. Ironisnya, meskipun tidak terafiliasi geng motor, mereka telah merencanakan aksi tersebut," tuturnya.

Saat ini, sebut Niko, penyidik masih melakukan pendalaman kasus dan mengejar beberapa orang yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Sebelumnya, video detik-detik kejadian yang direkam CCTV telah beredar luas di media sosial dan menjadi dasar penyelidikan.

Dalam rekaman tersebut terlihat 10 pengendara motor berboncengan melintas, kemudian memepet dan menyerang korban. ***


Editor : Ahmad Sayuti