Enam Orang Masih Dalam Pencarian Tim Gabungan, Di Lokasi Longsor Galian C Gunung Kuda Cirebon

Pada hari ketiga pencarian, tim gabungan berhasil menemukan dua korban lainnya dalam insiden longsor di Galian C Gunung Kuda, Cirebon. Berdasarkan data yang didapat oleh Polda Jabar, korban yang ditemukan adalah Nalo Sanjaya (53) dan Wahyu Galih (26). Korban Nalo ditemukan pada pukul 10.41 WIB dan korban Galih ditemukan pada pukul 13.10 WIB.

Enam Orang Masih Dalam Pencarian Tim Gabungan, Di Lokasi Longsor Galian C Gunung Kuda Cirebon
Pada hari ketiga pencarian, tim gabungan berhasil menemukan dua korban lainnya dalam insiden longsor di Galian C Gunung Kuda, Cirebon. Berdasarkan data yang didapat oleh Polda Jabar, korban yang ditemukan adalah Nalo Sanjaya (53) dan Wahyu Galih (26). Korban Nalo ditemukan pada pukul 10.41 WIB dan korban Galih ditemukan pada pukul 13.10 WIB.

INILAHKORAN, Bandung - Pada hari ketiga pencarian, tim gabungan berhasil menemukan dua korban lainnya dalam insiden longsor di galian C Gunung Kuda, Cirebon. Berdasarkan data yang didapat oleh Polda Jabar, korban yang ditemukan adalah Nalo Sanjaya (53) dan Wahyu Galih (26). Korban Nalo ditemukan pada pukul 10.41 WIB dan korban Galih ditemukan pada pukul 13.10 WIB.

Dengan demikian, total korban yang sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia sebanyak 19 orang. Pencarian masih dilakukan untuk mencari enam orang lainnya yang masih dinyatakan hilang.

Berikut identitas warga yang dilaporkan hilang dan belum ditemukan:

1. Tono Bin Sudirman (56 tahun) - Desa Cipanas Blok Gambir Kec. Dukupuntang
2. Sudiono (51 tahun) - Blok IV Cikondang Desa Girinata Kec. Dukupuntang
3. Muniah Alias Iis (50 tahun) - Desa Cekeduk Kec. Depok
4. Nurrahman (51 tahun) - Blok VI Pesantren Desa Girinata Kec. Dukupuntang
5. Dedi (48 tahun) - Desa Cikalahang Blok I RT 03 RW 02 Kec. Dukupuntang
6. Suadi Bin Sunati (usia tidak diketahui) - Desa Cipanas Blok Karang Anyar Kec. Dukupuntang

Kabidhumas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan, mengatakan bahwa tujuh orang yang mengalami luka telah dipulangkan.

"Sementara itu, satu orang masih menjalani perawatan medis di RS Arjawinangun," kata Hendra.

Polisi telah menetapkan dua tersangka dalam insiden longsor ini, yaitu pemilik tambang dan kepala teknik tambang dengan inisial K (AK) dan AR. ***


Editor : JakaPermana