Erick Thohir Haru Jika Indonesia Kalahkan China, Ingatkan Timnas untuk Tetap Fokus

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyampaikan harapannya jelang laga krusial timnas Indonesia melawan China dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2026.

Erick Thohir Haru Jika Indonesia Kalahkan China, Ingatkan Timnas untuk Tetap Fokus
Erick Thohir Haru Jika Indonesia Kalahkan China, Ingatkan Timnas untuk Tetap Fokus

INILAHKORAN, Bandung – Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyampaikan harapannya jelang laga krusial Timnas Indonesia melawan China dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2026.

Dalam sambutannya di Kongres Biasa PSSI yang digelar di Hotel Ritz-Carlton Jakarta pada Rabu (4/6), Erick mengatakan bahwa dirinya akan merasa sangat terharu jika Indonesia berhasil meraih kemenangan atas China dan melangkah ke putaran keempat. Namun, ia menekankan pentingnya menjaga fokus dan tidak terlena.

“Kalau sampai, besok (lawan China) kita menang, masuk playoff. Ini momen yang mungkin akan membuat kita terharu. Tapi bukan membuat kita terlena. Justru itu kita harus bangkit lagi,” ujar Erick di hadapan peserta kongresdikutip ari ANTARA.

Laga antara Indonesia dan China akan berlangsung pada Kamis (5/6) pukul 20.45 WIB di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.

Kemenangan di pertandingan kesembilan Grup C ini akan membuka peluang besar bagi Indonesia untuk lolos ke putaran keempat kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Saat ini, Indonesia menempati posisi keempat klasemen sementara Grup C dengan koleksi sembilan poin, unggul tiga angka dari Bahrain dan China yang berada di posisi kelima dan keenam.

Sesuai format, tim-tim yang finis di posisi ketiga dan keempat dari putaran ketiga akan melanjutkan perjuangan di putaran keempat.

Pada fase tersebut, enam tim akan dibagi ke dalam dua grup berisi tiga tim. Mereka akan saling bertanding satu kali di tempat terpusat. Pemenang masing-masing grup akan langsung lolos ke Piala Dunia 2026, sementara runner-up akan maju ke putaran kelima.

Erick juga mengingatkan bahwa pencapaian ini adalah hasil kerja keras kolektif, bukan semata individu.

“Saya ingin tegaskan. Bahwa kerja keras ini kembali bukan kerja keras individu. Ini kerja keras kita bersama. Saya berharap kita melangkah bersama seiring,” imbuhnya.

Sementara itu, pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, memanggil 32 pemain untuk dua laga terakhir kontra China dan Jepang.

Namun, dari jumlah tersebut, hanya 30 pemain yang bergabung. Dua pemain absen: Eliano Reinjders yang harus mendampingi istrinya melahirkan anak kedua, serta Sandy Walsh yang masih menjalani proses pemulihan cedera.

Setelah melawan China, Indonesia dijadwalkan menghadapi Jepang pada Selasa (10/6) di Stadion Suita, Jepang.***


Editor : Yosep Saepul Ramadan