Farhan Tanggapi Video Viral Dugaan Intimidasi Terhadap Fotografer oleh Oknum Bobotoh
Wali Kota Bandung Farhan angkat suara soal intimidasi oknum bobotoh terhadap seorang fotografer
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan angkat suara, menyikapi beredarnya video viral yang menunjukkan dugaan intimidasi terhadap seorang fotografer oleh oknum Bobotoh setelah pertandingan Persib Bandung melawan Ratchaburi FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
Ia menegaskan, kasus tersebut telah diserahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum untuk proses penyidikan. Kekecewaan sah-sah saja dirasakan para suporter. Namun ia mengimbau agar kekecewaan itu tidak berlebihan, dan tidak menciptakan dampak negatif bagi semua pihak.
“Kami menyerahkan segala temuan dan investigasi kepada aparat penegak hukum, dan tidak ingin masyarakat mengambil tindakan sendiri,” kata Farhan, Senin 23 Februari 2026.
Ia juga menekankan, Bobotoh adalah wajah dan jiwa Persib Bandung sehingga perilaku negatif satu oknum tidak boleh mencoreng citra besar suporter tersebut. Ia meminta Bobotoh dan masyarakat pendukung sepak bola Kota Bandung selalu menjaga ketertiban, etika dukungan dan menciptakan suasana yang aman serta kondusif di setiap laga.
"Kami mengimbau agar warga dan suporter tetap menjaga sportifitas, dan tidak melakukan tindakan yang bisa merugikan pihak lain. Ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat, agar setiap kekecewaan tetap terkendali dan tidak menimbulkan kericuhan," ucapnya.
Video yang memperlihatkan oknum Bobotoh menendang seorang fotografer menjadi viral di media sosial. Insiden itu terjadi setelah Persib Bandung berhasil mengalahkan Ratchaburi 1-0 pada leg kedua babak 16 besar AFC Champions League (ACL) Two 2025/2026, yang berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
Dalam rekaman yang beredar, terlihat penonton memasuki area lintasan stadion dan melakukan aksi kekerasan terhadap fotografer tersebut. Peristiwa ini memicu reaksi keras, termasuk kecaman dari sesama Bobotoh yang mengecam perilaku tidak terpuji itu.
Editor : Ahmad Sayuti

