Farhan Waspadai Dampak Pemadaman Listrik ke UMKM

Pemadaman listrik yang terjadi beberapa kali belakangan ini, mulai menimbulkan kekhawatiran terhadap dampaknya pada sektor ekonomi khususnya pelaku usaha kecil

Farhan Waspadai Dampak Pemadaman Listrik ke UMKM
Pemadaman listrik yang terjadi beberapa kali belakangan ini, mulai menimbulkan kekhawatiran terhadap dampaknya pada sektor ekonomi khususnya pelaku usaha kecil

INILAHKORAN.ID - pemadaman listrik yang terjadi beberapa kali belakangan ini, mulai menimbulkan kekhawatiran terhadap dampaknya pada sektor ekonomi khususnya pelaku usaha kecil dan menengah di Kota Bandung.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menilai, gangguan pasokan listrik tidak boleh dianggap sepele karena berpotensi mengganggu aktivitas produksi dan layanan usaha.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengatakan, sejauh ini pelayanan di lingkungan Pemkot Bandung masih dapat berjalan normal berkat sistem cadangan listrik yang tersedia.

“Sejauh ini memang pelayanan kita masih menggunakan power backup yang bagus, karena memang konsumsi kita juga sudah jauh lebih efisien,” kata Farhan, Senin (22/6/2026).

Namun, dia menyoroti dampak yang lebih luas terhadap dunia usaha terutama UMKM yang dinilai paling rentan terhadap gangguan listrik. Pihaknya mengaku khawatir, apabila kondisi pemadaman berlangsung berulang.

“Tetapi saya memang sangat khawatir dengan suplai listrik yang tersendat-sendat, terutama untuk para pengusaha kelas kecil ke menengah yang sangat terganggu,” ucapnya.

Farhan berharap, PLN segera memperbaiki infrastruktur dan sistem distribusi listrik. Pemerintah kota, siap mendukung langkah perbaikan yang diperlukan. “Jadi saya harapkan PLN segera bisa memperbaiki berbagai macam fasilitasnya. Kita akan selalu mendukung berbagai hal menyangkut masalah infrastruktur yang diperlukan oleh PLN,” ujar dia.

Dia juga mengingatkan pelaku usaha menyiapkan sistem cadangan listrik. Kondisi serupa pernah terjadi pada 2008 hingga 2009, dan berdampak luas pada sistem kelistrikan Jawa Bali.

“Saya hanya menghimbau kepada para pengusaha agar betul-betul memperhatikan power backup. Hal ini pernah terjadi pada tahun 2008 sampai 2009,” jelasnya.

Saat itu kata Farhan, gangguan listrik sempat terjadi cukup lama akibat persoalan distribusi bahan bakar untuk pembangkit listrik. “Pada masa Pak Eddie Widiono itu memang selama setahun banyak sekali gangguan terjadi di jaringan Jawa-Bali,” ujar dia.

Meski demikian, dia menegaskan hingga kini Pemkot Bandung belum menerima laporan kerugian akibat pemadaman listrik tersebut. Pihaknya memastikan, pelayanan publik masih berjalan normal.

“Laporan kerugian masih belum saya terima. Nanti saya mau ketemu Disdagin dan DPMPTSP. Alhamdulillah tidak terganggu,” tandas dia.***


Editor : JakaPermana