Niat Viralkan Pelaku Agar Yuvita Pulang, Korban Malah Makin Disiksa Taufik Hidayat

: Niat selamatkan korban, keluarga Yuvita ungkap cerita pilu saat sempat memviralkan pelaku bernama samaran Yuda.

Niat Viralkan Pelaku Agar Yuvita Pulang, Korban Malah Makin Disiksa Taufik Hidayat
Niat Viralkan Pelaku Agar Yuvita Pulang, Korban Malah Makin Disiksa Taufik Hidayat

INILAHKORAN.ID - Fakta baru yang mengejutkan kembali terungkap dalam kasus hilangnya Yuvita, wanita yang disekap dan dianiaya oleh kekasihnya, Taufik Hidayat. 

Pihak keluarga membeberkan bahwa mereka sempat berusaha memviralkan identitas pelaku di media sosial demi mencari keberadaan korban. 

Namun, upaya tersebut justru berujung tragis karena memicu amarah pelaku yang kemudian melampiaskannya dengan menyiksa Yuvita.

​Berikut adalah penuturan lengkap kakak ipar Yuvita mengenai kronologi di balik viralnya pelaku hingga ancaman yang diterima keluarga.

​1. Pelaku Sempat Mengaku Bernama 'Yuda'

​Pada awal perkenalan dan pencarian, pihak keluarga tidak mengetahui nama asli pelaku. Pria asal Nagreg tersebut awalnya memperkenalkan diri dengan nama samaran kepada keluarga.

​"Pelaku mengenalkan diri sebagai Yuda, aku share di Instagram udahlah viralin aja, udah lama usahanya dari 5 bulan pas hilang, akhirnya rame," ungkap kakak ipar Yuvita.

​2. Unggahan Dihapus Setelah Diprotes Korban yang Diduga Diintimidasi

​Setelah unggahan tersebut viral, pihak keluarga sempat mendapatkan informasi bahwa pelaku diduga merupakan salah satu anggota organisasi kemasyarakatan (ormas). Suami dari kakak ipar Yuvita kemudian berinisiatif membagikan informasi tersebut ke jaringan ormas yang bersangkutan.

​Langkah ini rupanya memicu reaksi cepat dari pelaku. Tidak lama setelah itu, Yuvita mendadak menghubungi pihak keluarga dengan nada marah dan meminta unggahan tersebut segera diturunkan.

​"Akhirnya Vita nelpon, dia marah-marah 'saya udah gede, hapus postingannya'. Sempat kita hapus karena bilangnya Vita udah putus sama laki-laki itu," lanjutnya.

​3. Awal Mula Penyiksaan Dimulai Saat Viral

​Niat baik keluarga untuk menyelamatkan Yuvita justru menjadi bumerang bagi keselamatan korban di tempat penyekapan. Berdasarkan pengakuan Yuvita setelah berhasil diselamatkan, momen interaksi di media sosial itulah yang memicu tindakan sadis dari pelaku.

​"Menurut pengakuan korban, pas diviralin itu mulai disiksa, diancam pelaku. Dan yang selama ini yang ngabarin (keluarga lewat ponsel korban) itu pelaku," beber kakak ipar korban.

​Selama berbulan-bulan, pelaku sengaja memegang kendali penuh atas komunikasi Yuvita untuk mengelabui keluarga dan menyembunyikan aksi penganiayaannya.

​Keluarga korban sebenarnya tidak tinggal diam dan sempat melontarkan ancaman akan membawa kasus hilangnya Yuvita ke ranah hukum. Namun, pelaku yang lihai memanfaatkan situasi justru balik mengancam keluarga dengan keselamatan Yuvita sebagai taruhannya.

​"Saya udah ancam mau lapor polisi, malah diancam balik 'coba aja kalo lapor polisi, saya enggak akan balik', begitu terus sampai 2025," pungkasnya.


Editor : Firda Rachmawati