Floyd Schofield Hancurkan Tevin Farmer dalam 78 Detik, Peluang Perebutan Gelar Dunia Kian Terbuka

Floyd Schofield kembali mencuri perhatian dunia tinju. Petinju muda asal Texas itu hanya membutuhkan 78 detik untuk mengakhiri perlawanan Tevin Farmer dalam sebuah laga kelas ringan (61,3 kg) yang berlangsung di Honda Center, Anaheim, California.

Floyd Schofield Hancurkan Tevin Farmer dalam 78 Detik, Peluang Perebutan Gelar Dunia Kian Terbuka
Floyd Schofield Hancurkan Tevin Farmer dalam 78 Detik, Peluang Perebutan Gelar Dunia Kian Terbuka

INILAHKORAN, Bandung – Floyd Schofield kembali mencuri perhatian dunia tinju. Petinju muda asal Texas itu hanya membutuhkan 78 detik untuk mengakhiri perlawanan Tevin Farmer dalam sebuah laga kelas ringan (61,3 kg) yang berlangsung di Honda Center, Anaheim, California.

Laga tersebut menjadi pernyataan tegas dari Schofield yang tengah memburu peluang menjadi juara dunia. Dalam pertandingan yang diselenggarakan pada awal pekan ini, Schofield langsung tampil agresif sejak lonceng ronde pertama dibunyikan.

Pukulan kanan yang dilayangkannya mendarat telak di dagu Farmer dan menjatuhkannya ke kanvas. Meskipun sempat bangkit dan melanjutkan laga, keadaan Farmer terlihat terguncang.

Schofield tak menyia-nyiakan momentum. Kombinasi pukulan tajam berikutnya kembali menjatuhkan Farmer. Petinju asal Philadelphia itu berusaha bertahan, namun tak mampu menahan gempuran lanjutan.

Serangkaian empat pukulan cepat ke arah kepala membuat wasit menghentikan pertandingan, memberikan kemenangan knockout (KO) teknis bagi Schofield di ronde pertama dengan durasi hanya 1 menit 18 detik.

"Saya telah melepaskan beban dari pundak saya," ujar Schofield, dikutip dari ANTARA.

Kemenangan ini sekaligus menjadi penebusan atas kekecewaan besar yang dialaminya awal tahun ini.

Saat itu, pertarungan yang sangat dinantikan melawan Shakur Stevenson di Arab Saudi dibatalkan karena dugaan insiden keracunan yang melibatkan pihak kampnya. Kini, Schofield seakan menghapus segala keraguan.

Dengan hasil impresif ini, Schofield yang kini berusia 22 tahun memperpanjang rekor tak terkalahkannya menjadi 19 kemenangan (13 KO) dan menempati peringkat kedua dalam daftar penantang kelas ringan versi WBA. Tak heran jika wacana perebutan gelar semakin nyaring terdengar.

"Penampilan (Floyd Schofield) seperti ini menunjukkan bahwa perebutan gelar kemungkinan tidak akan lama lagi," tulis pernyataan WBA dalam laporannya.

Sementara itu, kekalahan ini menjadi pukulan berat bagi Tevin Farmer. Mantan juara dunia itu harus menelan kekalahan keempat secara beruntun, membuat catatan rekornya kini menjadi 33 kemenangan, sembilan kekalahan, dan satu hasil imbang.

Meskipun begitu, reputasinya sebagai salah satu teknisi terbaik di atas ring masih tetap diakui.***


Editor : Yosep Saepul Ramadan