Hanya 1 Jam, H Ase Rukmantara Ceritakan Sejarah Terciptanya Lagu Karatagan Bandung Barat dan Hymne Bandung Barat
Masih teringat jelas diingatan H Ase Rukmantara saat proses pembuatan lagu Karatagan Bandung Barat dan Hymne Bandung Barat yang kerap dinyanyikan dalam berbagai kegiatan atau acara yang digelar Pemkab Bandung Barat.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Masih teringat jelas diingatan H Ase Rukmantara saat proses pembuatan lagu Karatagan Bandung Barat dan Hymne Bandung Barat yang kerap dinyanyikan dalam berbagai kegiatan atau acara yang digelar Pemkab Bandung Barat.
Pada 2007, tepatnya di era kepemimpinan Bupati Bandung Barat pertama, H Abubakar lagu Karatagan Bandung Barat dan Hymne Bandung Barat tercipta.
Saat itu, H Ase Rukmantara tak tahu-menahu adanya perlombaan atau pasanggiri membuat lagu Karatagan Bandung Barat dan Hymne Bandung Barat yang kala itu baru mekar dari Kabupaten Bandung.
"Dulu di era almarhum pak Abubakar diadakan pasanggiri untuk membuat lagu Karatagan dan Hymne Bandung Barat," kata H Ase Rukmantara saat ditemui di rumahnya di Kampung Pabuaran RT03/13, Desa Mandalawangi, Kecamatan Cipatat.
"Tapi saya tidak tahu ada acara itu, sampai ada rekan seniman yang ngasih info waktu itu," sambungnya.
Singkat cerita, sambung H Ase Rukmantara, semua seniman dikumpulkan dan dirinya pun berangkat ke sebuah rumah yang berada di kawasan Cikamuning di Desa Ciburuy, Kecamatan Padalarang.
"Karena waktunya mepet dan karya lagu dikirim besok, sehari sebelumnya saya ke rumah pak Ade Maskun di Cikamuning dan membuat lagu itu dalam waktu 1 jam," ujarnya.
Jarak seminggu, pengumuman pasanggiri lomba cipta lagu Karatagan dan Hymne Bandung Barat pun diumumkan panitia dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) KBB.
"Alhamdulillah baik lagu Karatagan maupun Hymne Bandung Barat menang juara 1 dua-duanya. Kalau gak salah Rabu atau Kamis kita diundang ke hotel di Lembang," ungkapnya.
Kemudian, masing-masing lagu tersebut mendapat hadiah sebesar Rp20 juta. Sehingga total hadiahnya sebesar Rp40 juta.
"Alhamdulillah dapat Rp40 juta dari masing-masing lagu. Tapi dipotong pajak, jadi bersih yang diterima Rp24 juta," imbuhnya.
Terlepas dari semua itu, H Ase Rukmantara ternyata tak hanya mencipta lagu Karatagan dan Hymne Bandung Barat. Sejumlah daerah, seperti Pemerintah Kabupaten Cianjur dan Pemkab Bogor memiliki mars lagu daerah yang diciptakan seniman yang kini berusia 72 tahun ini.
"Di era Bupati Cianjur Harkat Handiamihardja (1996-2001) dan Bupati Bogor Eddie Yoso Martadipura (1988-1998) sempet diminta membuat lagu, salah satunya Tegar Beriman yang saya diciptakan bersama (alm) Tedja Sukmana," ujar H Ase Rukmantara.
Editor : Doni Ramdhani


