Harapan Besar pada Asosiasi Pengacara Inggris-Indonesia untuk Kemajuan Hukum di Tanah Air

Peluncuran British-Indonesian Lawyers Association (BILA) di Jakarta pada Jumat, 24 Januari 2025, menjadi langkah awal yang penuh harapan untuk membangun jembatan kolaborasi hukum antara Indonesia dan Inggris.

Harapan Besar pada Asosiasi Pengacara Inggris-Indonesia untuk Kemajuan Hukum di Tanah Air
Harapan Besar pada Asosiasi Pengacara Inggris-Indonesia untuk Kemajuan Hukum di Tanah Air

INILAHKORAN,Bandung – Peluncuran British-Indonesian Lawyers Association (BILA) di Jakarta pada Jumat, 24 Januari 2025, menjadi langkah awal yang penuh harapan untuk membangun jembatan kolaborasi Hukum antara Indonesia dan Inggris.

Acara ini dihadiri oleh sejumlah praktisi hukum terkemuka, termasuk Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Kumham Imipas) RI, Otto Hasibuan, yang menyampaikan pesan optimis terkait kontribusi BILA dalam perkembangan hukum di Indonesia.

Dalam pidatonya, Otto Hasibuan menyatakan bahwa BILA memiliki potensi besar untuk berperan aktif dalam memajukan regulasi hukum di Indonesia, terutama di sektor-sektor krusial seperti hukum komersial, perlindungan data pribadi, dan penerapan kecerdasan buatan (AI) dalam praktik hukum.

"Saya mendorong dan berharap para anggota BILA dapat berkontribusi pada perkembangan hukum dan regulasi kebijakan di Indonesia dengan pengetahuan serta pengalaman sebagai pengacara yang mampu menjalankan hukum Inggris," ujar Otto.

Menurut Otto, pengetahuan dan pengalaman para anggota BILA yang memiliki kualifikasi di dua sistem hukum berbeda dapat memperluas perspektif hukum di Tanah Air.

Kehadiran BILA diharapkan mampu menjadi wadah bagi para pengacara untuk bertukar wawasan, berdiskusi, dan menghadirkan solusi inovatif dalam menghadapi tantangan hukum global.

Selain itu, Otto melihat potensi besar BILA sebagai medium kolaborasi antar-asosiasi pengacara di Indonesia.

Dengan kerja sama lintas batas, BILA diyakini dapat memperkuat hubungan antara dua negara sekaligus berkontribusi pada pengembangan standar profesional di bidang hukum.

"BILA dapat menjadi wadah kolaborasi yang mendukung para pengacara untuk saling bertukar ide, memperkuat jaringan, dan menciptakan inovasi dalam dunia hukum," imbuhnya.***


Editor : Yosep Saepul Ramadan