HIPMI Kabupaten Cirebon Fokus  Penguatan UMKM

Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Cirebon, mengaku akan fokus kepada penguatan UMKM.

HIPMI Kabupaten Cirebon Fokus  Penguatan UMKM
Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Cirebon, mengaku akan fokus kepada penguatan UMKM.

INILAHKORAN.ID - Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Cirebon, mengaku akan fokus kepada penguatan UMKM.

Meskipun begitu, BPD HIPMI tetap  mengembangkan dan memberdayakan pengusaha muda, khususnya di Kabupaten Cirebon.

Demikian dikatakan ketua umum BPD HIPMI Kabupaten Cirebon, Ahud Roelyana saat mengukuhkan kepengurusan HIPMI Kabupaten Cirebon 2025-2028, Minggu 7 Desember 2025. Ahud mengaku optimis, BPD HIPMI Kabupaten Cirebon bisa bersinergi dengan pemerintah daerah. Selama ini, kerjasama sering dilakukan dan mendapat suport dari BPD HIPMI Jabar maupun pusat.

"Selama ini BPD HIPMI sudah bersinergi dengan pemerintah kabupaten Cirebon. Banyak program yang sudah berjalan dan mendapat suport baik dari jabar maupun pusat," ungkapnya.

Hal senada dikatakan Wakil Ketua Umum BPD HIPMI Kabupaten Cirebon, Angga.  Menurutnya tugas BPD HIPMI baik pusat dan daerah adalah membina, mengembangkan, dan memberdayakan pengusaha muda melalui.

Hal itu dilakukan melalui pelatihan, pengembangan jaringan, advokasi kebijakan, fasilitasi akses modal dan pasar. Disamping itu, bagaimana BPD HIPMI bisa  mendorong inovasi untuk menciptakan ekosistem kewirausahaan yang kuat, mandiri, dan berdaya saing tinggi.

"Ini demi pertumbuhan ekonomi nasional. Fungsinya sebagai wadah pembinaan, jembatan relasi bisnis, penyedia solusi permodalan, advokat kebijakan, dan katalisator inovasi bagi anggota pengusaha muda," papar Angga.

Dirinya mendukung penuh program HIPMI yang akan fokus kepada pemberdayaan UMKM. Rencananya HIPMI termasuk di Kabupaten Cirebon,
akan membuat kampung UMKM. Kampung binaan ini akan berkolaborasi dengan Pemprov Jabar.

"Tujuannya supaya SDM pelaku UMKM ada peningkatan kualitas. Ini bertujuan supaya meningkatkan kualitas penjualan produk mereka. Selama ini juga banyak UMKM yang menjadi binaan kami," aku Angga.

Sementara Ketua HIPMI Jabar, Radityo Egi Pratama (Egi) menilai, Kabupaten Cirebon menyimpan potensi besar dalam segala hal. Salah satunya, saat ini menjadi lumbung mangga terbesar di jawa barat. Untuk itu, HIPMI harus berperan menggali potensi yang ada saat ini.

"Kabupaten Cirebon itu menyimpan potensi besar. Sektor Industri juga bisa diandalkan. Peogram unggulan HIPMI juga bisa mengoptimalkan segala hal termasuk ketahanan pangan," ucapnya.

Dia menambahkan, saat ini Gubernur Jabar sudah membuka peluang kepada HIPMI membuat kampung UMKM. Untuk itu, dirinya meminta BPD HIPMI Kabupaten Cirebon segera membuat kampung binaan, dan berkolaborasi dengan Pemprov Jabar. ***


Editor : JakaPermana