Imbas 7 Ekor Sapi Terpapar PMK, Jalur Distribusi Hewan Ternak ke Kota Bogor Diperketat
Selain mengisolasi 7 ekor sapi terpapar PMK di RPH Bubulak, Pemkot Bogor memperketat jalur distribusi hewan ternak dari dan ke Kota Bogor.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Imbas adanya 7 ekor sapi terpapar PMK di RPH Bubulak, Pemkot Bogor memperketat jalur distribusi hewan ternak dari dan ke Kota Bogor.
Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengatakan, imbas dari adanya 7 ekor sapi terpapar PMK itu pihaknya pun sigap melakukan sesuatu. Selain mengetatkan jalur distribusi hewan ternak, hewan-hewan yang dinyatakan positif terpapar penyakit kaki dan mulut (PMK) itu langsung diisolasi di RPH Bubulak.
"Pengetatan jalur distribusi hewan ternak ini dilakukan untuk mencegah penyebaran PMK ke wilayah lainnya karena terbukti ada 7 ekor sapi terpapar PMK. Kami juga mendorong agar pemerintah pusat segera mengupayakan vaksinasi kepada hewan ternak, untuk mencegah penularan virus PMK di Kota Bogor yang semakin meluas," kata Dedie, Kamis 9 Juni 2022.
Baca Juga: Kebun Binatang Bandung Terancam Ditutup Lantaran Miliki Tunggakan Rp1,2 Miliar
Dia menjelaskan, Pemkot Bogor juga melakukan penyekatan jalur distribusi hewan ternak di 6 titik. Terutama, angkutan hewan yang datang dari luar Kota Bogor. Penyekatan dilakukan dengan melibatkan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) dibantu Satpol PP dan Dishub Kota Bogor.
"Kami sudah mengajukan agar Polresta Bogor Kota dan TNI bisa membantu keluar masuk angkutan hewan ternak, apalagi saat ini menjelang Idul Adha," jelasnya.
Dedie juga mengatakan, Pemkot Bogor juga sudah meminta DKPP untuk memonitoring dan pemantauan intensif di titik-titik penjualan hewan kurban di Kota Bogor. Harus diperhatikan juga hewan kurban harus memiliki syarat kesehatan yang dianjurkan oleh Dinkes Kota Bogor.
Baca Juga: Spanduk Hasutan Terpasang, Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan Bakal Lapor Polisi?
Meski demikian, Dedie mengimbau agar masyarakat Kota Bogor tidak perlu takut secara berlebih dengan adanya temuan kasus PMK. Sebab, Pemkot Bogor tetap mengupayakan hewan ternak yang sehat bagi manusia serta sehat untuk hewan lain.
"Untuk memastikan kesehatan, dinas kami sudah mencoba mengeliminir permasalahan yang mungkin timbul dan mengakibatkan jatuhnya banyak hewan yang terkena PMK," pungkasnya. (Rizki Mauludi)
Editor : inilahkoran


