Ini Peran dan Fungsi Dewan Pendidikan Kata Kadisdik Kota Bandung Hikmat Ginanjar
kadisdik Kota Bandung Hikmat Ginanjar menjelaskan soal peran serta dewan pendidikan untuk kemajuan pendidikan di Kota Bandung
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung – Wali Kota Bandung, Yana Mulyana hanya akan menetapkan sebanyak 11 orang sebagai Anggota Dewan Pendidikan Kota Bandung.
Sebelum ditetapkan dan diberi amanah untuk berkontribusi dalam meningkatkan perkembangan pendidikan, perlu dipahami tentang peran dan fungsi dari Dewan Pendidikan Kota Bandung. Pasalnya, Lembaga mandiri ini beranggotakan dari berbagai unsur masyarakat yang peduli akan pendidikan.
Dewan Pendidikan dapat dikembangkan secara khas dan berakar dari budaya, demografis, ekologis, nilai kesepakatan, serta kepercayaan yang dibangun sesuai potensi daerah setempat.
Baca Juga: Dewan: Pendidikan Karakter Bentuk Pribadi Anak
Selain itu, juga mengembangkan konsep yang berorientasi kepada pengguna (client model), berbagai kewenangan (power sharing and advocacy model) dan kemitraan (partnership model) yang difokuskan pada peningkatan mutu pelayanan pendidikan di daerah ningkatan kualitas pendidikan di daerah.
Lembaga ini berperan dalam peningkatan pelayanan pendidikan dengan memberikan pertimbangan, arahan dan dukungan tenaga sarana dan prasarana, serta pengawaan pendidikan pada tingkat nasional, provinsi, dan kabupaten/kota. Tentu Dewan Pendidikan melaksanakan secara mandiri dan professional.
“Dewan Pendidikan bertugas menghimpun, menganalisis, dan memberikan rekomendasi kepada menteri, gubernur, Bupati/Wali Kota terhadap keluhan, saran, kritik, dan aspirasi masyarakat terhadap pendidikan,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Hikmat Ginanjar, melalui siaran pers, Selasa 26 April 2022.
Baca Juga: Ridwan Kamil Lantik Dewan Pendidikan Jawa Barat Periode 2019-2024
Sebagai informasi, pemilihan dan pengangkatan Dewan Pendidikan Kota Bandung memegang prinsip Transparan, Akuntabel, Demokratis, dan Partisifasif.
“Saya yakin dengan bergerak bersama, saling mendukung, maka kita mampu menyiapkan generasi emas di tahun 2045,” ujarnya. *** (okky adiana)
Editor : inilahkoran


