Ini Usul Pengamat Pendidikan, Selesaikan Polemik Ijazah Siswa Sekolah Swasta yang Masih Ditahan
Penyelesaian polemik ijazah siswa sekolah SMA/SMK swasta yang ditahan di lingkungan Provinsi Jawa Barat, masih belum ada titik terang.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Penyelesaian polemik ijazah siswa sekolah SMA/SMK swasta yang ditahan di lingkungan Provinsi Jawa Barat, masih belum ada titik terang.
Meski terakhir, Forum Kepala Sekolah SMA Swasta (FKSS) Jawa Barat sudah mulai melunak. Siap menyerahkan ijazah siswa yang ditahan meski sudah lulus, karena menunggak.
Walaupun penyerahan ijazah ini disertai sejumlah ketentuan, yang harus bisa dipenuhi Pemerintahan Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Pendidikan. Salah satunya mengenai Bantuan Pendidikan Menengah Universal (BPMU).
Menyikapi dinamika ini, pengamat pendidikan Cecep Darmawan mengaku memiliki usul yang bisa diterapkan Pemprov Jabar untuk menyelesaikan masalah ijazah ini.
"Saya punya ide, provinsi harus melakukan pembelaan afirmatif pada mereka. Tapi tidak harus dibayarkan SPP-nya. Tapi memang dibebaskan oleh yayasan," ujar Cecep kepada INILAH baru-baru ini.
"Caranya, dengan memberikan bantuan dari provinsi ke sekolah swasta. Misalnya untuk pembangunan gedung. Sehingga masyarakat tidak mampu, sekolah di swasta sekalipun tetap bisa sekolah, tidak dibebankan biaya," imbuhnya.
Guru Besar Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) ini melanjutkan, dengan adanya bantuan pembangunan dari Pemprov Jabar ke sekolah swasta, nantinya akan bisa memberikan kompensasi kepada siswa kurang mampu tetap bersekolah.
"Nanti bentuk kompensasi seperti apa kebutuhan sekolah, diberi bantuan. Tidak (selesaikan) kasus perkasus. Dibayarin SPP-nya satu persatu," ucapnya.
Hanya saja lanjut Cecep, apapun yang diputuskan oleh Pemprov Jabar kelak dalam menyelesaikan masalah ijazah, diharapkan tidak memunculkan masalah baru bagi pihak sekolah.
"Tapi ini harus dikaji secara komprehensif. Juga yang lainnya," tandasnya.
Editor : Doni Ramdhani


