Iwan Setiawan Adu Argumen dengan Asep Wahyuwijaya Terkait Proyek Pembangunan RSUD Bogor Utara
Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan menolak usulan Asep Wahyuwijaya agar menyerahkan proyek pembangunan RSUD Bogor Utara ke Pemprov Jabar.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Parung - Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan menolak usulan Asep Wahyuwijaya agar Pemkab Bogor menyerahkan sepenuhnya proyek pembangunan RSUD Bogor Utara ke Pemprov Jawa Barat.
Iwan Setiawan beralasan, penolakan usulan Asep Wahyuwijaya tersebut karena proyek pembangunan RSUD Bogor Utara tersebut masuk ke dalam visi misi Bupati-Wakil Bupati Bogor periode 2018-2023.
Iwan Setiawan menuturkan, walaupun pada 2023 mendatang pihaknya kembali mengajukan bantuan keuangan ke Pemprov Jawa Barat namun apabila tidak disetujui, Pemkab Bogor masih sanggup membiayai proyek pembangunan RSUD Bogor Utara tersebut.
Baca Juga: Ridwan Kamil Masih di Swiss, Sekda Jabar Pastikan Roda Pemerintahan Tetap Berjalan
"Pemkab Bogor memang mengajukan permohonan Bankeu dari Pemprov Jawa Barat, kalau emang harus dibiayai oleh kita, anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) Kabupaten Bogor masih sanggup," tutur Iwan Setiawan.
Menanggapi komentar yang menolak usulannya, Asep Wahyuwijaya menjelaskan kalau Pemkab Bogor serius dalam proyek pembangunan RSUD Bogor Utara maka harus disediakan dari APBD tingkat II.
"Kalau memang Pemkab Bogor serius, maka pengajuan atau permohonan Bankeu kepada Pemprov Jawa Barat jangan seluruhnya dari kebutuhan anggaran, tetapi 70:30 atau 60:40 atau nilai besar APBD tingkat II lebih besar ketimbang nilai Bankeunya," jelas Asep Wahyuwijaya.
Baca Juga: Kasus Hilangnya Koleksi Burung Ratusan Juta di Lembang Park and Zoo, Penyelidikan Polisi Ada Progres
Asep Wahyuwijaya juga menyayangkan berkurangnya nilai anggaran Bankeu dari Pemprov Jawa Barat pada Tahun 2021 lalu, yang nilai sebelumnya Rp112 miliar menjadi Rp93,6 miliar.
"Kalau memang butuh Bankeu, kenapa anggarannya dikurangi hingga hampir Rp19 miliar. Kok bisa, feasibility study dan detail engineering design (DED) proyek pembangunan RSUD Bogor Utara direvisi di akhir waktu?" ketus legislator Partai Demokrat yang duduk di Komisi V DPRD Jawa Barat itu. (Reza Zurifwan)
Editor : inilahkoran


