Lebih Dari Dua Pekan Kasus Covid 19 di Jabar Melandai, Tanda Pandemi Segera Usai?
Tanda masa pandemi berubah menjadi endemi semakin terlihat. Sebab, hingga kini kasus Covid 19 di Jabar cenderung melandai.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Lebih dari dua pekan setelah momen libur Lebaran 2022, kasus Covid 19 di Jabar terhitung landai. Tanda masa pandemi berubah menjadi endemi semakin terlihat.
Ketua Harian Satgas Covid 19 Jabar mengatakan Dewi Sartika, mengatakan kasus Covid 19 di Jabar saat ini cenderung belum mengalami lonjakan yang signifikan. Pihaknya akan terus memantau perkembangan kasus Covid 19 hingga akhir Mei 2022 ini.
"Angka kasus Covid 19 di Jabar sejauh ini tidak ada lonjakan berarti, 14 hari usai libur Idulfitri 2022. Kalau dilihat data mingguan tetap melandai. Harus dilihat sampai akhir Mei ini," ujar Dewi, Senin 23 Mei 2022.
Baca Juga: Diduga Korupsi, Dua Orang Pegawai Perum Damri Cabang Bandung Ditahan Kejari Bandung
Tak hanya itu, tingkat bed occupancy rate (BOR) pada rumah sakit rujukan kasus Covid 19 di Jabar pun masih stabil, yaitu di bawah satu persen. Dari hal itu, menandakan kasus Covid 19 di Jabar masih terkendali.
Diketahui, sebelumnya per 13 Februari 2022, Satgas Covid 19 Jabar mencatat BOR di rumah sakit Jabar sempat meningkat mencapai 44,67 persen. Pihaknya kala itu menambah jumlah tempat tidur rumah sakit untuk pasien Covid 19 dengan total ketersediaan sebanyak 9.907.
Meskipun presentase tersebut masih di bawah standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yakni 60 persen.
Baca Juga: Hati-hati Hilang Berkah dan Rahmat dalam Rumah, Ustadz Syafiq Riza Basalamah Jelaskan Penyebabnya
"Kita juga masih di bawah satu persen BOR Rumah Sakit, masih aman dan aman banget Insyaallah," ucapnya.
Berdasarkan pantauan Pikobar Jabar, kasus Covid 19 di Jabar pada Senin (23/5/2022) pukul 13.00 WIB ada 1.106.260 kasus terkonfirmasi. Sebanyak 534 masih dalam perawatan, sedangkan 1.089.921 dinyatakan sembuh, dan 15.805 dinyatakan meninggal.
"Data terus berubah, saya menerima data terbaru setiap pukul 17.00 WIB, sampai saat ini kasus masih landai," kata Dewi. (Rianto Nurdiansyah)
Editor : inilahkoran


