Genjot PAD, Bapenda Jabar Maksimalkan Pajak Air Permukaan Sasar Perusahaan

Bapenda Jabar memaksimalkan sektor Pajak Air Permukaan untuk berkontribusi lebih besar pada pendapatan asli daerah (PAD).

Genjot PAD, Bapenda Jabar Maksimalkan Pajak Air Permukaan Sasar Perusahaan
Kepala Bapenda Jabar Dedi Taufik mengatakan, pihaknya memaksimalkan terus potensi PAD dari sektor Pajak Air Permukaan yang merupakan inovasi terbaru yang dilakukan.

INILAHKORAN, Bandung - Bapenda Jabar memaksimalkan sektor Pajak Air Permukaan untuk berkontribusi lebih besar pada pendapatan asli daerah (PAD).

Kepala Badan Pendapatan Daerah atau Bapenda Jabar Dedi Taufik mengatakan, pihaknya memaksimalkan terus potensi PAD dari sektor Pajak Air Permukaan yang merupakan inovasi terbaru yang dilakukan.

"Ada banyak potensi pajak yang bisa dimaksimalkan untuk menambah PAD. Salah satunya di sektor Pajak Air Permukaan," ujar Dedi di Bapenda Jabar, Jumat 10 Juni 2022.

Baca Juga: Di Babak Penyisishan Grup Piala Presiden 2022 Persib Main Malam Hari? Robert Alberts: No Problem

Dalam praktiknya, Bapenda Jabar berkolaborasi dengan Dinas Sumber Daya Air Jabar serta Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Jabar. Langkah yang dilakukan adalah mendata kembali sekaligus menyisir perusahaan yang menggunakan air permukaan.

"Tentunya inovasi dan kolaborasi harus terus dilakukan sebagaimana amanat Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil," katanya.

Adapun terkait penghargaan yang telah diraih, menurut dia, merupakan buah kerja keras banyak pihak dalam menjalankan upaya pemulihan ekonomi di masa pandemi Covid-19.

Baca Juga: Jenazah Eril Akan Dimakamkan di Pemakaman Keluarga di Kawasan Cimaung Kabupaten Bandung

"Tentu penghargaan ini patut disyukuri karena bisa menjadi tambahan semangat untuk melanjutkan kinerja yang sudah berjalan," katanya.

Dengan sejumlah inovasi dan kolaborasi, Jabar masuk sebagai wilayah dengan realisasi PAD yang meningkat dari tahun 2020 ke 2021. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengungkapkan dalam rangka pemulihan ekonomi, APBD berperan penting sebagai satu stimulator agar pihak swasta bergerak dengan adanya belanja daerah.

Penghargaan tersebut diserahkan Tito Karnavian pada pekan lalu. Dalam acara Rakornas Keuangan Daerah Tahun 2022, Pemprov Jabar pun mendapat penghargaan kategori realisasi belanja daerah tertinggi. (Rianto Nurdiansyah)


Editor : inilahkoran