Dan Satriana Sebut Vaksinasi Booster Bagi Remaja Tepat Dilakukan Pemprov Jabar
Langkah tepat dilakukan Pempov Jabar dnegan mengeluarkan kebijakan vaksinasi booster bagi remaja sebagaimana diungkapkan Dan Satriana
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Jawa Barat yang juga Pengamat Pendidikan, Dan Satriana mengatakan, langkah Pemprov Jabar sudah tepat terkait untuk meningkatkan cakupan vaksinasi booster bagi kalangan remaja.
Mengingat prosentase vaksinasi booster untuk remaja masih rendah, padahal saat ini remaja sudah aktif melakukan berbagai kegiatan di ruang publik yang berpotensi berdekatan atau melakukan kontak dengan banyak orang.
Dengan vaksinasi booster tingkat remaja diharapkan akan mempunyai perlindungan dari gejala berat. Namun selain berpotensi tertular, remaja yang aktif ini juga berpotensi menularkan kepada orang lain, termasuk keluarganya.
Baca Juga: Pemerintah Wajibkan Vaksinasi Booster, Warga KBB Antusias Datangi IKEA Kota Baru Padalarang
"Untuk itu percepatan booster ini tetap harus diiringi dengan edukasi dan pengawasan penerapan protokol kesehatan sebagai kebiasaan baru perilaku hidup yang bersih dan sehat," ujar Dan Satriana, Rabu 27 Juli 2022.
Menurutnya, selain remaja, juga vaksinasi terhadap anak-anak usia sekolah dasar perlu dipastikan telah mencapai target.
"Kami sarankan agar pelaksanaan vaksinasi dan booster dilakukan sistematik berbasis sekolah atau komunitas agar hasilnya lebih terukur," jelasnya.
Baca Juga: Siswa Masuk Sekolah Kamis 12 Mei 2022, Begini Kata Pengamat Pendidikan Dan Satriana
Dia menambahkan, tahun ajaran baru yang sebagian besar dilakukan melalui tatap muka dapat dijadikan momentum untuk membiasakan perilaku yang baru.
Sekolah bertanggungjawab memperkuat sistem di dalam maupun di luar kelas untuk mendorong perilaku bersih dan sehat.
"Bahkan mendorong para remaja sebagai agen perubahan perilaku bersih dan sehat tersebut di lingkungan mereka, baik di kelompok permainan, keluarga, dan komunitas mereka," ucapnya.
Baca Juga: Polresta Bogor Kota Kembali Gencarkan Vaksinasi Booster di Sejumlah Gerai Vaksin
Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat melalui Divisi Percepatan Vaksinasi Covid-19 berupaya meningkatkan cakupan vaksinasi booster bagi kalangan remaja. Hal ini dilakukan untuk menyikapi aturan mewajibkan vaksinasi ketiga sebagai syarat mobilitas.
Ketua Divisi Percepatan Vaksinasi Covid-19 Jabar, Dedi Supandi mengatakan jumlah vaksin booster untuk remaja baru 207.758 atau 4,27 persen dari total target sasaran 4.867.047 orang. Angka tersebut berdasarkan data 14 Januari 2022 hingga 25 Juli 2022.
"Untuk dosis pertama golongan remaja sendiri sudah mencapai jumlah 4.603.093 atau 94,58 persen. Sedangkan dosis kedua 4.120.352 atau 84,66 persen. Dosis ketiga harus lebih ditingkatkan," ujar Dedi Supand. *** (Okky Adiana)
Editor : inilahkoran


