Lili Eliyah Duduki Kursi DPRD Jabar yang Sebelumnya Milik Terpidana Kasus Korupsi Banprov Indramayu

Lili Eliyah resmi menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar).

Lili Eliyah Duduki Kursi DPRD Jabar yang Sebelumnya Milik Terpidana Kasus Korupsi Banprov Indramayu
Lili Eliyah resmi menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar).

INILAHKORAN, Bandung – Lili Eliyah resmi menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar).

Lili Eliyah menggantikan terpidana kasus korupsi Bantuan Provinsi (Banprov) Kabupaten Indramayu, Abdul Rozaq Muslim.

Penetapan ini dilakukan dalam Rapat Paripurna pengucapan sumpah anggota, akan Penggantian Antar Waktu (PAW) sisa masa jabatan 2019-2024, yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Jabar Ade Ginanjar belum lama ini.

Baca Juga: Ketua RW di Bandung Diberi Pemahaman Pentingnya 4 Pilar Kebangsaan

Ade mengatakan, pihaknya menyambut baik akan hadirnya Lili dan diharapkan dapat memberikan kinerja yang maksimal dan penuh tanggungjawab selaku anggota legislatif, demi perbaikan Jawa Barat di masa mendatang.

"Kami atas nama pimpinan dan segenap anggota DPRD mengucapkan selamat datang di lingkungan DPRD Provinsi Jawa Barat dan selamat bekerja kepada ibu Lili Eliyah yang baru saja diambil sumpah sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Barat,” ujar Ade.

Sementara Lili menyatakan, usai dilantik dirinya akan berupaya memerjuangkan aspirasi-aspirasi dari masyarakat yang berasal dari daerah pemilihannya.

Baca Juga: Begini Klarifikasi RSUD Kabupaten Jombang Soal Dugaan Malpraktik 'Paksa' Pasien Lahiran Normal

Yakni Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon dan Kabupaten Indramayu. Menyesuaikan posisinya saat ini sebagai anggota Komisi I dan program-program yang tengah berjalan.

"Karena sudah merupakan kewajiban kita sebagai anggota DPRD Jabar dari dapil, kita harus memerjuangkan aspirasi dari Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon dan Indramayu. Kita akan mengikuti ada program apa saja dan program apa yang sesuai, cocok dengan dapil kita. Untuk sementara kita di Komisi I,” ucapnya.*** (Yuliantono)


Editor : inilahkoran