Jadi Daerah Pertama yang Menerima Logistik Pemilu 2024, KPU KBB Siapkan Hal Ini

Sekretaris KPU KBB, Olina Theresia mengatakan, KPU KBB dan Kota Sukabumi menjadi daerah yang pertama kali menerima kotak suara se-Indonesia.

Jadi Daerah Pertama yang Menerima Logistik Pemilu 2024, KPU KBB Siapkan Hal Ini

INILAHKORAN, Ngamprah - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung Barat (KBB) menjadi salah daerah yang menerima logistik Pemilu 2024.

Sekretaris KPU KBB, Olina Theresia mengatakan, KPU KBB dan Kota Sukabumi menjadi daerah yang pertama kali menerima kotak suara se-Indonesia.

"Kotak suara yang kita terima sampai 4 Oktober 2023 itu sekitar 5.838 atau kurang lebih dua kontainer," kata Olina saat ditemui di Kompleks Pemda KBB.

Kemudian, lanjut Olina, pada 5 Oktober 2023 KPU KBB menerima lima truk kontainer kotak suara. Namun, secara keseluruhan kebutuhan kotak suara di KBB sebanyak 25.472.

"Sementara itu, untuk jumlah bilik suara masih harus ditanyakan ke kasubag," ucapnya.

Olina menuturkan, logistik yang diterima pihaknya dari pusat merupakan rekomendasi dari KPU Provinsi Jabar dengan beberapa persyaratan yang telah ditentukan.

"Jadi, gudang logistik di KBB yang berlokasi di Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Jawa Barat, Jalan Raya Batujajar ini dinilai sudah siap menerima logistik Pemilu," tuturnya.

"Kan dicek dulu, dinilai udah siap apa belum ternyata sudah siap dengan segala penerangan, ventilasi, CCTV, alarm dan APAR kebakarannya," sambungnya.

Kemudian, sambung Olina, luas dan keamanan dari banjir. Serta, jarak dari gerbang tol yang tidak terlalu jauh juga menjadi penilaian.

"Alhamdulillah, kami diberikan kemudahan bisa mendapatkan gudang logistik Pemilu ini," ungkapnya.

Tak hanya itu, kata Olina, di gudang logistik juga nantinya bakal disiapkan petugas keamanan untuk menjaga semua logistik Pemilu 2024.

"Kurang lebih ada enam orang dan secara shift akan bergantian menjaga logistik," ujarnya.

Meski begitu, KPU KBB pun bakal tetap bergantian memantau dan memonitor keamanan logistik yang tersimpan.

"Sementara untuk kebutuhan logistik lainnya pun akan menyusul, seperti surat suara yang rencananya akan diterima pada Januari 2024," ujarnya.

Menurutnya, terkait surat suara ini terlebih dahulu bakal pihaknya ajukan jumlahnya sesuai dengan daftar pemilih tetap (DPT), yakni 1.317.866 orang yang terdiri dari 651.109 orang pemilih perempuan dan 666.757 orang pemilih laki-laki. Serta ditambah suara cadangan sebanyak 2 persen.

Penetapan DPT pada Pemilu 2024 ini didasarkan pada Undang-Undang 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, Undang-Undang 27 Tahun 2022 Perlindungan Data Pribadi, PKPU No. 7 Tahun 2022 tentang Penyusunan Daftar Pemilih Dalam Penyelenggaraan Pemilu dan Sistem Informasi Data Pemilih serta PKPU No. 7 Tahun 2023 tentang Perubahan atas Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 7 Tahun 2022 tentang Penyusunan Daftar Pemilih Dalam Penyelenggaraan Pemilihan Umum dan Sistem Informasi Data Pemilih

"Untuk surat suara ini harus berdasarkan yang direkomendasikan dari KPU KBB dalam hal ini sesuai DPT dan kemudian diajukan ke Jabar untuk selanjutnya direkom ke pusat," pungkasnya.*** (agus satia negara)


Editor : Ahmad Sayuti