INILAHKORAN, Ngamprah- SD Negeri Citapen merupakan salah satu bangunan sekolah di Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang memiliki nilai sejarah.
Berlokasi di Desa Citapen, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat (KBB), SD Negeri Citapen berdiri pada tahun 1939 dan merupakan salah satu sekolah heritage zaman kolonial Belanda.
Tak hanya itu, penulisan ejaan lama SR Tjitapen masih terpampang di kursi atau lemari yang terbuat dari kayu jati asli.
Bahkan, hingga saat ini masih utuh dan sebagian masih digunakan di dalam kelas
Guru SD Negeri Citapen, Budi Ardiansyah mengatakan, mulai dari bangunan, kursi dan lemari peninggalan zaman kolonial Belanda tersebut memang sengaja dipelihara dan dirawat.
"Hal itu dilakukan guna menjaga nilai-nilai sejarah di SD Negeri Citapen," katanya.
Ia menjelaskan, bangunan SD Negeri Citapen yang merupakan peninggalan Belanda saat ini kondisinya kian mengkhawatirkan.
"Kondisi kayu penyangga bangunan patah, sehingga sewaktu-waktu dikhawatirkan gentingnya terjatuh ketika proses belajar," jelasnya.
Apalagi, lanjut dia, ketika hujan turun yang mengakibatkan banjir masuk ruang kelas.
"Jika kondisi seperti ini dibiarkan maka rasa aman dan nyaman akan jauh dirasakan oleh warga sekolah," ujarnya.
Ia menerangkan, SD Negeri Citapen yang sekarang merupakan merger dari SD Negeri 1 Citapen dan SD Negeri 2 Citapen sejak 1 Januari 2021.
"Meski ada gabungan sekolah, namun bangunan fisik antara SD Negeri 1 Citapen dan SD Negeri 2 Citapen terpisah oleh Jalan Raya Citapen-Cihampelas," terangnya.
Sehingga, sambung dia, jika akan melakukan koordinasi langsung, harus melewati jalan raya yang memiliki kendaran cukup padat.
"Jumlah siswa di SD Negeri Citapen berjumlah 590 orang yang terdiri dari 303 siswa, dan 287 siswi," ujarnya.
Ia menambahkan, jumlah siswa-siswi tersebut terbagi menjadi 3 rombongan belajar (rombel) yaitu rombel kelas A, B, dan C.
"Rombel kelas 1 terdiri dari 2 rombel, kelas 2 terdiri dari 3 rombel, kelas 3 terdiri dari 3 rombel, kelas 4 terdiri dari 3 rombel, kelas 5 terdiri dari 3 rombel, dan kelas 6 terdiri dari 3 rombel," tandasnya.*** (agus satia negara).