Jalan Pasar Induk Cikurubuk Rusak dan Becek, Pedagang Keluhkan Turunnya Pengunjung
Kerusakan jalan Pasar Induk Cikurubuk yang disertai genangan saat hujan dinilai mengganggu aktivitas perdagangan serta berdampak menurunnya jumlah pengunjung.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Kondisi jalan Pasar Induk Cikurubuk, Kota Tasikmalaya dikeluhkan para pedagang.
Kerusakan jalan Pasar Induk Cikurubuk yang disertai genangan saat hujan dinilai mengganggu aktivitas perdagangan serta berdampak pada menurunnya jumlah pengunjung.
Pasar Induk Cikurubuk merupakan pusat perdagangan tradisional terbesar di wilayah Priangan Timur. Kawasan itu menjadi pusat distribusi berbagai kebutuhan pokok dan barang dagangan yang melayani perdagangan grosir maupun eceran, serta menampung ribuan pedagang.
Namun, kondisi sejumlah ruas jalan di dalam kawasan pasar saat ini terlihat rusak dan becek. Saat hujan turun, beberapa titik bahkan kerap tergenang air sehingga menyulitkan akses pedagang maupun pembeli.
Salah seorang pedagang, Aceng, mengaku telah berjualan di Pasar Cikurubuk selama sekitar 20 tahun. Menurutnya, kerusakan jalan sudah berlangsung cukup lama dan berpengaruh terhadap aktivitas jual beli.
"jalan rusak ngaruh ke pengunjung. Kalau becek, banyak yang malas ke pasar. Padahal ini pasar induk, tapi jalannya rusak dan becek," ujarnya, Selasa, (16/6/2026).
Aceng menuturkan, kondisi tersebut sudah terjadi bwrtahun-tahun. Meski sempat dilakukan pengaspalan, kerusakan kembali muncul dan diperparah saat musim hujan.
"Sudah lama, lebih dari tiga tahun. Sempat diaspal, tapi rusak lagi. Kalau hujan sering banjir di sini," katanya.
Para pedagang berharap pemerintah segera melakukan perbaikan jalan agar aktivitas perdagangan kembali lancar dan jumlah pengunjung meningkat.
"Harapannya jalan diperbaiki supaya banyak pengunjung datang, sehingga usaha pedagang bisa lebih ramai," pungkas Aceng.
Kerusakan infrastruktur di Pasar Induk Cikurubuk menjadi perhatian para pedagang karena pasar tersebut memiliki peran strategis sebagai pusat distribusi barang dan perekonomian masyarakat di wilayah Priangan Timur.
Perbaikan akses jalan dinilai penting untuk menunjang kelancaran aktivitas perdagangan dan kenyamanan pengunjung.
Editor : Doni Ramdhani


