Jalani Euforia Tak Perlu ke Jakarta
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
KAPOLDA Jawa Barat, Irjen Pol. Pipit Rismanto dan Manajer Persib Umuh Muchtar memberikan imbauan kepada Bobotoh untuk tidak berangkat ke Jakarta menyaksikan pertandingan Persib vs Persija.
Laga El Clasico Indonesia itu akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu (12/9).
Imbauan itu langsung disampaikan ke empat komunitas Bobotoh seperti Viking Persib Club (VPC), Bobotoh Maung Bandung Bersatu (Bomber), The Bombs dan Bobotoh Kolot (Boboko) di kediaman Umuh Muchtar di Desa Ciluluk, Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, Rabu (9/9/2026) malam.
“ Hari ini kita berkomitmen bersama, disamping silaturahmi untuk bagaimana merencanakan persiapan di hari Sabtu nanti. Kita komitmen untuk semua mendukung Persib dari tempat masing-masing.
Kita ramaikan di wilayah kita sendiri, kita hidupkan ekonomi di Jawa Barat, ya. Tapi tetap dukungan dan doa kepada Persib kita harus kuatkan di situ, ya. Ini sekaligus untuk menggelorakan ‘Jaga dan Rawat Jawa Barat’,” ujar Rismanto.
Pihaknya pun memastikan akan membantu segala kegiatan nobar di beberapa area yang sudah disiapkan para Bobotoh demi menjaga keamanan.
“Antisipasi kita, kami dari kepolisian, khususnya Polda Jawa Barat, akan menyiagakan personel kita ada di mana-mana, termasuk di perbatasan. Ya, di perbatasan Jawa Barat, DKI Jakarta, kita akan menyiagakan pasukan.
Sewaktu-waktu dibutuhkan, kita sudah siap,” katanya.
Tidak hanya itu, Rismanto juga mengimbau kepada masyarakat Jabar untuk tidak melakukan sweeping kepada kendaraan berplat B yang tengah berada kawasan Jabar.
“Belum tentu ada kaitannya dengan pertandingan sepak bola.
Apalagi, hari Jumat, Sabtu, Minggu di mana masyarakat Jawa Barat dan masyarakat di luar Jawa Barat ini juga banyak yang berlibur di Jawa Barat.
Karena ekonomi Jawa Barat ini ada tergantung oleh sektor pariwisata. Sehingga kita semua harus menjaga. Tidak boleh ada sweeping-sweeping kepada mereka. Belum tentu yang plat B itu adalah, siapa tahu itu adalah masyarakat Jawa Barat sendiri yang tinggal di Jakarta.
Ungkapan yang sama dilontarkan manajer Persib, Umuh Muchtar. Dia meminta kejadian yang tidak diinginkan tidak kembali terjadi.
“Saya tetap menghimbau anak-anak, adik-adik, cucucucu saya semua. Insya Allah, karena Bobotoh makin dewasa makin ke sini. Makin dewasa dan makin baik, ini bisa dirasakan. Mudah-mudahan apa yang dihimbau Bapak Kapolda, karena bentuk sayang kepada orang Jawa Barat, sayang kepada Bobotoh, ya. Nah, di sini saya pun juga tetap menyayangi kalian.
Jangan sampai ada, jangan sampai ada yang datang, walaupun nanti selundupselundup, sendiri-sendiri, ya, tanpa diberitahukan kepada orang lain. Nanti selalu ada yang spontan. Kalau kita mendapat gol tuh spontan, udah ketahuan itu habis di situ. Jangan,” kata Umuh.
(muhammad ginanjar)
Editor : Inilahkoran

