INILAHKORAN, Bandung- Menjelang tahun ajaran baru, para pedagang pakaian seragam sekolah di Pasar Soreang Kabupaten Bandung kelimpahan rejeki. Omset penjualan mereka meningkat hingga 70 persen dari hari biasanya.
Gustian salah seorang pedagang di Pasar Soreang merasa bersyukur dengan tibanya tahun ajaran baru sekolah. Penjualan seragam sekolah dari tingkat SD hingga SMA meningkat dari hari biasanya. Dalam dua pekan terakhir setiap hari sekitar 50 hingga 60 setelan seragam SD,SMP dan SMA ia jual tiap harinya.
"Alhamdulilah menjelang tahun ajaran baru ini ada meningkat 70 persen. Kalau hari-hari biasa yah paling sekitar lima setel seragam perharinya. Dua pekan ini perharinya antara 50-60 setel bisa saya jual" kata Gustian saat ditemui di Pasar Soreang, Jumat 15 Juli 2022.
Gustian mengatakan, saat ini harga seragam setelan sekolah ia jual Rp 135 ribu untuk SD, Rp 155 ribu setelan seragam SMP dan RP 155 ribu untuk setelan seragam SMA. Sedangkan untuk ukuran besar atau big size ada tarif tambahan rata-rata Rp 20 ribu.
"Kalau harga ada kenaikan dari tahun sebelumnya. Rata-rata naik Rp 5000 setiap setelnya. Kenaikan ini terjadi karena harga bahan baku kain dan lainnya naik," ujarnya.
Gustian menjelaskan, ramainya kembali perdagangan seragam sekolah ini tidak terlepas dari kebijakan pemerintah yang sekarang mulai membuka kembali sekolah. Ini berbeda dengan dua tahun lalu saat pandemi covid-19 masih mengganas. Semua sekolah dilakukan secara daring, dan ini berdampak pada penurunan penjualan seragam dan peralatan sekolah.
"Dua tahun lalu mah para sekali, perdagangan seragam sekolah dan peralatan lainnya anjlok. Sekarang mulai menggeliat dan kami sangat bergembira," katanya.
Gustian menjekaskan, di Pasar Soreang itu, terdapat kurang lebih 30 kios pedagang pakaian seragam sekolah. Berdasarkan pengamatannya, rata-rata cukup "marema" (ramai) penjualannya menjelang tahun ajaran baru tahun ini.(rd dani r nugraha).***