Jembatan Garuda Satukan Warga
DARI gotong royong, sebuah jembatan berdiri. Merah putih menjadi warna yang mengikat semangat warga Pasir Jaya.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
Jembatan merah putih di Pasir Jaya, Kota Bogor menjadi penanda baru bagi warga. Bukan hanya sebagai jalan untuk menyeberang, tetapi juga penghubung aktivitas sehari-hari yang sebelumnya terhambat akses.
Jembatan Garuda King Ago Batu Tapak di RW 03, Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Bogor Barat, itu menjadi bagian dari peluncuran serentak pembangunan jembatan dan sumur bor oleh TNI Angkatan Darat bersama masyarakat, Kamis (13/8).
Jembatan sepanjang 15,3 meter itu tampil dengan nuansa merah putih. Warnanya terasa seperti pesan sederhana: pembangunan bukan hanya soal beton dan besi, tetapi tentang kebersamaan yang membuat sebuah akses bisa hadir di tengah masyarakat.
Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin menyaksikan peluncuran tersebut bersama Kasrem 061/Suryakancana, Dandim 0606 Kota Bogor dan Wakil Ketua II DPRD Kota Bogor.
Bagi Jenal, jembatan itu menjadi simbol, semangat persatuan masih terus dirawat. Terlebih, pembangunan tersebut dilakukan melalui kerja bersama TNI dan masyarakat.
“Saya didampingi Kasrem 061/Suryakancana dan Dandim 0606 Kota Bogor serta Wakil Ketua II DPRD Kota Bogor yang ikut meresmikan jembatan ini,” ujarnya.
“Sesuai dengan arahan Pak Presiden, bahwa jembatan sepanjang 15,3 meter ini harus dan Insya Allah bermanfaat untuk masyarakat,” tambah Jenal.
Dari layar yang terhubung secara daring, Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyampaikan pesan yang sama. Infrastruktur dibangun bukan semata untuk menjadi bangunan baru, tetapi untuk mempercepat akses masyarakat.
“Saya tegaskan, pembangunan ini diharapkan mampu memperlancar akses penghubung antarwilayah,” tegasnya.
Bagi warga, sebuah jembatan mungkin terlihat sederhana. Namun, panjang 15,3 meter itu dapat berarti banyak hal: perjalanan yang lebih mudah, aktivitas yang lebih lancar, hingga hubungan antarwilayah yang semakin dekat.
Presiden Prabowo Subianto dalam sambutannya secara daring menekankan, pembangunan jembatan di berbagai daerah diharapkan ikut menggerakkan mobilitas dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Bahwa Bangsa Indonesia itu bangsa yang bersatu. Bangsa yang gotong royong. Bangsa yang mampu menggali kekuatan kami sendiri, yang bekerja sebesar-besarnya untuk kemakmuran dan kebaikan rakyat,” ungkap Prabowo.
Jembatan itu pun menjadi gambaran kecil tentang bagaimana pembangunan bisa hadir dari kerja bersama. TNI berada di tengah masyarakat, sementara warga ikut mengambil bagian dalam menghadirkan fasilitas yang mereka butuhkan.(gin)
Editor : Inilahkoran


