Jennie BLACKPINK Kembali Bawa Budaya Korea di Outfit Panggungnya dalam Penampilan Terbaru di MMA 2025

Outfit panggung Jennie BLACKPINK kembali menampilkan unsur budaya tradisional Korea.

Jennie BLACKPINK Kembali Bawa Budaya Korea di Outfit Panggungnya dalam Penampilan Terbaru di MMA 2025
Jennie BLACKPINK.

INILAHKORAN, Bandung - Akhir pekan kemarin, penampilan Jennie BLACKPINK di Melon Music Awards atau MMA 2025, berhasil mencuri perhatian.

Tidak hanya penampilan panggungnya saja, semua outfit yang dipakai Jennie BLACKPINK juga jadi sorotan karena menampilkan budaya Korea.

Baru-baru ini, agensi Jennie BLACKPINK, OA Entertainment (ODDATELIER), mengungkapkan detail di balik layar penampilan Jennie di MMA 2025, yang berlangsung pada 20 Desember 2025, di Gocheok Sky Dome, Seoul. 

Jennie BLACKPINK menyabet tiga penghargaan malam itu, termasuk penghargaan bergengsi 'Record of the Year', sambil membawakan penampilan solo yang memenuhi tempat tersebut dengan narasi kuat yang berakar pada kecantikan Korea.

Pertunjukannya terungkap sebagai cerita tiga bagian melalui 'Seoul City', 'ZEN', dan 'like Jennie', yang masing-masing mewakili perjalanan dari dunia luar ke diri batin, dan akhirnya mencapai identitas yang sepenuhnya terwujud.

Jennie BLACKPINK membuka penampilan dengan 'Seoul City', muncul di bawah tirai besar yang didominasi warna biru bendera Korea

Citra tersebut melambangkan kenyamanan dan keakraban yang ditemukan di tengah kebisingan dan lampu kota. 

Pertunjukan kemudian beralih ke 'ZEN', yang mengekspresikan keseimbangan batin dan konsentrasi di luar kekacauan perkotaan. 

Bagian penutup, 'like Jennie', menggambarkan kedatangan pada jati dirinya yang autentik, memperkuat identitas artistiknya.

Salah satu sorotan utama adalah kostum panggungnya, yang dirancang oleh merek Korea LEJE, yang sebelumnya berkolaborasi dengan Jennie BLACKPINK dalam video musik 'ZEN'.

Busana-busana tersebut menafsirkan kembali elemen tradisional Korea melalui sudut pandang modern.

Untuk 'Seoul City', kerudung raksasa itu menampilkan teks dari Cheonggu Yeongeon, antologi lirik lagu pertama yang dikenal di Korea.

Jennie BLACKPINK dan para penarinya mengenakan pakaian yang terinspirasi oleh siluet jeogori tradisional, yang membangkitkan kekuatan dan keanggunan. 

Menurut LEJE, garis bahu yang terstruktur terinspirasi dari Bodhisattva Setengah Duduk, dilengkapi dengan simpul norigae buatan tangan yang menyampaikan keindahan yang tenang namun tegas.

Dalam 'like Jennie', kostum tersebut memadukan detail dongjeong dan goreum tradisional dengan struktur korset Barat, menciptakan ketegangan dan dimensi pada siluet. 

Celana tersebut menggabungkan teknik menggambar tinta yang menggambarkan kerajinan tradisional seperti norigae dan pisau perak, sementara simpul daenggi sutra mentah menambahkan volume dan simbolisme.

Gaun yang dikenakan Jennie BLACKPINK saat menerima penghargaan 'Record of the Year' terinspirasi oleh proporsi seimbang Pagoda Bulguksa Seokgatap. 

Detail potongan yang dililitkan dengan tangan membentuk siluet yang halus namun dinamis, mewujudkan keanggunan yang terkendali.

Pakaian para penari, yang mengingatkan pada sosok Inwang penjaga, memodernisasi celana sapok tradisional, jeogori, dan haengjeon untuk menciptakan kehadiran visual yang melindungi Jennie.

OA Entertainment menyatakan, “melalui panggung yang dipenuhi unsur Korea ini, Jennie sekali lagi mengungkapkan kecintaan dan kebanggaannya terhadap Korea.”

Pengaruh Jennie BLACKPINK di tahun 2025 meluas jauh melampaui MMA. Album solo penuh pertamanya, 'Ruby' meraih performa tangga lagu domestik dan global yang kuat sekaligus mendapatkan pujian kritis atas kelengkapan artistiknya. 

Dia juga tampil di panggung internasional besar, termasuk Met Gala 2025 dan Coachella Valley Music and Arts Festival, memperkuat statusnya sebagai ikon global yang menjembatani warisan Korea dan budaya pop kontemporer.***


Editor : Irma Nurfajri