Jumlah Temuan BPK-RI di SKPD ini Meningkat Pesat, Ini Langkah Ketua DPRD Kabupaten Bogor

Temuan atau catatan yang 'tertuang' dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK-RI Perwakilan Jawa Barat di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) meningkat dari sekitar Rp 5 miliar menjadi Rp 19 miliar.

Jumlah Temuan BPK-RI di SKPD ini Meningkat Pesat, Ini Langkah Ketua DPRD Kabupaten Bogor
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto /Reza Zurifwan
Hal ini menjadi sorotan, Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto. Politisi Partai Gerindra tersebut pun meminta laporan tertulis dan target penyelesaian atas temuan dan prakiraan kerugian negara.
"Kami minta (DPUPR) untuk segera menindaklanjuti dan timeline dan target penyelesaiannya kapan?," pinta Rudy Susmanto melalui wartawan, Rabu, 10 Juli 2024.
Sesuai arahan atau rekomendasi BPK-RI Perwakilan Jawa Barat, Rudy Susmanto menghimbau agar Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) atau dalam hal ini Inspektorat lebih berupaya lagi agar tidak terjadi temuan di BPK-RI Perwakilan Jawa Barat.
"Inspektorat harus membantu Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), dimana ada yang kurang baik atau kesalahan untuk dibantu dan perbaiki oleh mereka hingga tidak terjadi pelanggaran perundang-undangan," tambahnya.
Kepala Inspektorat Kabupaten Bogor Sigit Wibowo mengatakan akan menindaklanjuti temuan BPK-RI Perwakilan Jawa Barat dan bersama DPUPR menagih prakiraan kerugian negara.
"Kami secara berkala akan meminta laporan dari DPUPR terkait penagihan kerugian negara , dalam temuan LHP BPK-RI Perwakilan Jawa Barat," kata Sigit Wibowo.
Ia menjelaskan bahwa sisa tagihan prakiraan kerugian negara ditahun-tahun sebelumnya sudah mengecil hingga 20 persen, dengan adanya temuan baru maka presentase pengembalian kerugian negaranya jadi membesar kembali.
"Tadinya kami sudah menagih 80 persen dari temuan BPK-RI Perwakilan Jawa Barat dan 'hutang' kerjaan kami tersisa 20 persen, dengan tambahan temuan Rp 19 miliar ini, maka presentase pengembalian kerugian negaranya jadi turun lagi," jelas Sigit Wibowo.***


Editor : JakaPermana